Zumi Gagal Jadi Pahlawan

hukuman zumi zola
Zumi Zola. (Foto: Tirto)
2 minute read

“Korupsi itu tumor ganas yang mematikan secara masif dan pelan-pelan. Lapar dulu, stres dulu, baru depresi dan mati.” ~Busyro Muqoddas


PinterPolitik.com

Harapan untuk menjadi pahlawan bagi Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola sirna sudah. Pasalnya, permohonan untuk  menjadi Justice Collaborator (JC) yang pernah ia ajukan telah ditolak oleh KPK. Kini Zumi Zola terancam tuntutan 8 tahun penjara. Aihh, keciannn… Nggak kebayang ketampanan babang tamvan akan tersembunyi sebegitu lamanya.

Dalam pertimbangannya, jaksa menilai, perbuatan Zumi tak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Tak cuma itu, Zumi juga dinilai mencederai kepercayaan yang diberikan masyarakat.

Hmm, iya, padahal aku udah percaya banget loh sama Babang. Udah ganteng, tegas, terus berprestasi. Sedih aku tuh waktu tahu Babang jadi tersangka. Apalagi sekarang setelah jadi terdakwa. Huhuhu.

Juru bicara KPK Febri Diansyah menyebutkan alasan kenapa Zumi Zola tidak bisa ditetapkan sebagai JC adalah karena tidak memenuhi syarat. Kalau mau JC, orang tersebut bukan merupakan pelaku utama, membongkar keterlibatan pihak lain, dan mengakui perbuatannya. Ya, kalau Babang tamvan kan sudah jelas-jelas sebagai pelaku.

Hadeehh, lagian si Abang pake korupsi segala. Emang gaji jadi gubernur nggak cukup ya? Makanya kalau beli action figure jangan mahal-mahal, jadi gajinya cukup untuk biaya hidup. Ckckckck…

Tapi untung hukumannya cuma 8 tahun dan denda Rp 1 miliar ya. Bayangin kalau yang nuntut netizen, beuuhhh, cuma komen di Lambe Turah aja udah sadis. Nggak kebayang deh…

Mending ganteng-ganteng koruptor atau ganteng-ganteng buaya? Click To Tweet

Katanya jumlah tuntutan diberikan berdasarkan sejumlah pertimbangan, salah satunya karena sikap Zumi Zola selama penyidikan hingga persidangan yang dinilai koorperatif. Namun, KPK juga meminta majelis hakim mencabut hak politik Zumi selama lima tahun usai menjalani pidana pokoknya.

Eaaa, gimana tuh? Yah, daripada gabut, udah lanjut main sinetron ajalah. Terkenal, punya penggemar, nggak jadi bahan sensian orang, bisa buka endorsement lagi. Hmm, atau jadi influencer anti korupsi juga boleh. Menginspirasi dari pengalaman. Kan keliatannya si Abang udah menyesal banget nih. Bener nggak? (E36)