Zulkifli “Paksa” Kampanye di Kampus

Zulkifli Hasan Politisi Mecin
Zulkifli Hasan. (Foto: 1Kata)
2 minute read

“Celakalah pejabat yang menunggangi negara, kiprahnya jauh dari bijaksana.” ~Najwa Shihab


PinterPolitik.com

Menjelang pemilu para politisi kerap berlaku hiperaktif bagaikan anak kecil yang kebanyakan makan mecin. Susah diatur. Dibilang jangan kampanye, dia kampanye. Giliran dikasih tahu, dia berkilah. Haduhhh, kok ya malu-maluin. Hehehe.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta elite politik menahan diri untuk tidak berkampanye sebelum waktunya. Hal tersebut menanggapi sikap Ketua MPR Zulkifli Hasan yang mengenalkan Sandiaga Uno sebagai cawapres di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Rabu (29/8/2019).

Komisioner KPU Wahyu Setiawan meminta agar para elite diharapkan menjadi juru damai politik, bukan malah menciptakan pernyataan-pernyataan yang berpotensi mengobarkan konflik sosial.

Hmm, kok aku jadi keinget sama para aktivis salah satu gerakan anti pemerintah. Eh, itu aktivis apa politisi sih? Ohh, timses… Ups!

Diundang untuk berbicara sebagai Ketua MPR, Zukifli Hasan malah berkelakar, “Pilpres itu kan sederhana. Ganti presiden atau lanjutkan dua kali, betul nggak?” Perkataan tersebut pun disambut dengan teriakan ‘ganti presiden’ oleh ribuan mahasiswa UMJ.

Menjelang pemilu para politisi kerap berlaku hiperaktif. Susah diatur. Dibilang jangan kampanye, dia kampanye. Ckckckck... Click To Tweet

Dia kemudian melanjutkan pidatonya dengan mengawali permintaan tepuk tangan bagi Sandiaga Uno, yang menurutnya sangat inspiratif bagi kalangan milenial.

Waduh, diundang di acara kampus sebagai Ketua MPR kenapa malah membahas pilpres? Kurang materi atau bagaimana? Masa di depan institusi pendidikan ngomongin hal yang menjurus pada pilihan politik. Sangat tidak mendidik. Ckckckck.

Meskipun begitu, Zulkifli tetap berkilah. Menurutnya itu hanyalah sebuah pertanyaan, bukan pernyataan kampanye. Tapi pesannya kok cenderung mendukung ke salah satu pasangan calon? Wah, ku ingin marah, melampiaskan… Duh, eike malah nyanyi, hehehe.

Sebagai bagian dari lembaga tinggi negara, penting untuk seorang Zulkifli Hasan bersikap netral di depan rakyat. Kalau mau terang-terangan kan bisa ambil cuti dulu sampai massa kampanye selesai. Jangan malah memanfaatkan kedudukan untuk mempengaruhi suara rakyat. Kan digaji negara untuk kepentingan rakyat. Lupa yaaa?

Sebagai ketua MPR, harusnya bisa memberikan edukasi politik yang baik bagi generasi muda, apalagi depan para mahasiswa. Jangan sampai karena terlalu semangat kampanye, malah membuat rakyat risih. Bisa-bisa nggak dicoblos tahun depan. Emang mau? (E36)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here