Zulkifli, Bapak Ojek Online

hak pengemudi ojek online
Zulkifli Hasan naik motor gede (moge). (Foto: Twitter)
2 minute read

“Memaafkan ketika berdaya membalas dan bersikap adil ketika kuat.” ~Abdul Malik bin Marwan


PinterPolitik.com

Kemacetan sudah seperti musuh bebuyutan bagi masyarakat ibu kota. Gimana nggak musuhan, setiap hari dibuat kesal sama macet. Duh, bikin tua di jalan aja. Hehehehe.

Tapi keajaiban mendadak datang. Muncul Kesatria Ojek Online dengan tarif promo super murah yang siap mengantarkan kita ke mana pun. Dengan teknik salip-menyalip yang sakti mandraguna, kita pun bisa sampai ke tempat tujuan lebih cepat dibanding naik mobil atau bus. Puja kerang ajaib…

Namun jangan senang dulu gaes, ternyata semua itu hanya tampak indah bagi konsumen saja. Kita-kita para pengguna ojek online, sesungguhnya telah berdiri di atas penderitaan orang lain. Kenapa?

Gaes, tarif ojek yang selama ini membuat kita ceria itu, ternyata merupakan siksaan bagi para pengemudi ojek online. Tarif yang mereka dapatkan sangat kecil dan tidak sebanding dengan ongkos bensin dan rasa lelah yang mereka tanggung. Cuma Rp1.300 per kilometer, gaes, belum dipotong pajak yang belum jelas dasar hukumnya. Sedih gaes

Para ojek online menangis di bawah bayang-bayang harga promo yang menjerat... Click To Tweet

Para pengemudi ojek online mengaku telah mengadu ke banyak pihak demi memperjuangkan tarif yang lebih adil, manusiawi, dan menguntungkan untuk pengemudi ojek online, mulai dari ke kementerian sampai ke istana. Namun tetap menemui jalan buntu.

Waduh, itu sih harus dicek GPSnya eror atau nggak. Masa bisa berakhir ke jalan buntu semua?  Edededeh, bisa-bisa dilempar helm nih. Wkwkwk, maap yaw..

Setelah tidak didengar oleh pemerintah, akhirnya para pengemudi ojek online yang tergabung dalam Masyarakat Ojek Online Indonesia (MOSI) ini mengadu ke Ketua MPR Zulkifli Hasan. Alhasil, Ketum PAN tersebut memerintahkan partainya untuk memperhatikan nasib pengemudi ojek online.

Tidak hanya itu, Zulkifli Hasan juga mengatakan siap menjadi bapak angkat yang akan menjadi penasihat dan membantu para pengemudi ojek online dalam memperjuangkan hak mereka. Menurutnya, para pengemudi ojek online hari memiliki payung hukum yang jelas.

Nah, mantap dah! Kalau omongan Zulkifli bisa terealisasi, kita-kita juga harus bersiap menyediakan ongkos yang lebih layak untuk para pengemudi ojek online ya. Jadi nggak cuma kita yang happy karena terhindar dari macet, Abang Ojek juga bahagia karena bisa menghidupkan keluarganya dengan layak. Mudah-mudahan Pak Zul serius ya, gak kayak politisi obral janji pada umunya…(E36)