Hadiah Yenny untuk Ma’ruf

Yenny Wahid dukung
Cawapres Ma'ruf Amin bersama keluarga Gus Dur. (Foto: iNews.id)
2 minute read

“Mereka yang berjiwa lemah tak akan mampu memberi maaf yang tulus. Pemaaf sejati hanya melekat bagi mereka yang berjiwa tangguh.” ~Mahatma Gandhi


PinterPolitik.com

Dukungan putri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid untuk pasangan calon Joko Widodo-Ma’ruf Amin masih menjadi perbincangan hangat. Ada yang senangnya nggak ketulungan. Ada juga yang gigit jari sambil harap-harap cemas.

Hmmm, sebegitu menakjubkannya kah Yenny Wahid. Sampai jadi rebutan dua calon presiden? Kapan ya aku bisa jadi bahan rebutan laki-laki idaman? Hufftt, ngenes banget sih. Huhuhu

Tapi ngomong-ngomong, kalian merhatiin nggak sih hadiah-hadiah apa yang diberikan keluarga Gus Dur untuk para tamu spektakulernya itu?

Joko Widodo (Jokowi) waktu itu diberi suguhan berupa bubur merah-putih. Karena kunjungannya waktu itu bertepatan dengan hari ulang tahun Gus Dur. Kemudian ada Sandiaga Uno yang dapat bekal tempe yang tebalnya melebihi kartu ATM. Berikutnya Prabowo Subianto, kali ini lebih mewah dikit nih, yakni dua buku soal agama.


Ma'ruf Amin dan Mahfud MD rujuk, apakah bisa jadi tanda-tanda kemenangan? Click To Tweet

Semuanya dapat hadiah berupa benda dan makanan ya. Bagaimana dengan Ma’ruf Amin? Keknya sepulang dari rumah keluarga Gus Dur nggak bawa besek atau suvenir lucu-lucu apapun.

Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Rumadi Ahmad mengklaim Mahfud MD pun memberikan komentar perihal hadiah yang didapatkan Ma’ruf dari keluarga Gus Dur.

Ternyata, menurut Rumadi, ada hadiah istimewa yang didapatkan Ma’ruf yang tidak ternilai harganya. Tahu nggak apa? Yakni pertemuan Ma’ruf Amin dengan Mahfud MD. Uwuwuwuw

Kan kalian udah tahulah ya, kalau kedua tokoh tersebut pernah terlibat cinta segitiga dengan Jokowi dan sempat baper-baperan juga. Mahfud menuding Ma’ruf menikung dirinya sehingga Jokowi lebih memilih meminang Ma’ruf sebagai cawapres di Pilpres 2019. Mahfud juga mengaku sempat tidak dianggap sebagai warga NU oleh pengurus PBNU. Sedih gaes…

Rumadi menilai, dengan dipertemukannya Mahfud dan Ma’ruf, keluarga Gus Dur ingin menghilangkan sekat antara pengurus PBNU. Selain itu, pertemuan kedua insan NU ini juga menjadi akhir isu kurang mengenakkan mengenai hubungan keluarga Gus Dur dengan pengurus PBNU.

Baca juga :
Formula E, Anies Siap Mengebut?

Nah, kalau sudah pada rujuk begini kan enak dilihatnya. Masa mau kampanye bareng tapi musuh-musuhan? Hihihi.

Tapi kayaknya ada yang kurang deh. Itu Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar kenapa nggak diajak juga? Absen sakit atau izin cuti nih? Apa jangan-jangan sengaja nggak diundang? Uwuwuw, kejam… (E36)

Facebook Comments