Yenny “Jomblo”, Diperebutkan Jokowi-Prabowo

Yenny “Jomblo”, Diperebutkan Jokowi-Prabowo
Foto Istimewa
2 minute read

“Kamu kejam buat mereka terlihat jahat. Mereka keji membuat kamu terlihat jijik. Atau kalian berdua yang kejam dan keji karena tidak mau jujur melihat hakekat yang hakiki?”


PinterPolitik.com

Apakah kalian yang mengaku generasi milenial mengenal Yenny Wahid, sosok putri mendiang Abdurrahman Wahid (Gus Dur)? Jika tidak kenal, maka pantas kalau Yenny ngaku dirinya itu “jomblo”. Wkwkwk.

Lah, ngapa jadi bawa-bawa jomblo ya? Ahahaha, jadi gini gengs, dari kedua kubu kontestan Pilpres 2019 banyak yang tertarik untuk menarik Yenny bergabung dengan tim sukses. Khususnya pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang ngebet banget minta Yenny bergabung ke dalam tim suksesnya.

Terkait hal ini, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono mengungkapkan peluang itu terbuka setelah Sandi dan Yenny dua kali bertemu. Ah, masa sih bang?

Bukannya Yenny itu bangga dengan status “jomblo”-nya ya? Hmmm, mungkin seperti ini kali ya jawaban untuk Partai Gerindra terkait ajakannya ke Yenny untuk jadi bagian dari tim sukses:

“Duh bang, jangankan abang ajak Yenny masuk tim sukses, abang “pinang” Yenny untuk maju sebagai calon Gubernur Jawa Timur di Pilkada 2018 kemarin aja Yenny tolak bang. Sudahlah bang, cukup. Yenny hanya mau semua kandidat punya komitmen untuk tidak menggunakan isu SARA dalam kampanye, khususnya ini buat abang loh ya!” Wkwkwk.

Gimana gengs menurut kalian? Apa mungkin itu jawaban dari jombloers yang nolak jadi tim sukses di Pilpres? Wkwkwkwk. atau kalian punya skrip penolakan lain gengs? Click To Tweet

Nah, semenjak tawaran itulah Yenny bilang kalau dirinya itu masih jomblo dan tidak terkait dengan partai politik yang ada saat ini. Uppss, apa jangan-jangan Yenny lebih tertarik gabung Jokowi tapi enggak dibolehin sama ketumnya PKB yang kabarnya perang saudara sejak zaman dulu? Ahahaha, enggak jadi bahas deh gengs, soalnya ngeri kena somasi kayak Rizal Ramli. Wkwkwk.

Atau gimana nih menurut kalian? Apa Yenny enggak mau gabung partai sana sini karena inget omongan bapaknya yang fenomenal itu? Aduh gengs, yang “gitu aja kok repot” itu loh, jadi Yenny enggak mau repot dukung sampai masuk tim kampanye. Yenny maunya cuman dukung di bilik suara, yang akhirnya doi bilang “ngasih dukungan kok repot!” sambil angkat paku di TPS. (G35)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here