Trik Demokrat Amankan Posisi

Trik Demokrat Amankan Posisi
Istimewa
2 minute read

“Insyaallah akan ada pemimpin-pemimpin baru yang amanah yang cinta rakyat, memikirkan rakyat, cerdas, kemudian kebijakan dan programnya baik.” ~ Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.


PinterPolitik.com

Wuih ada isu hangat nih. Bukan sembarang isu hangat loh ya. Isu ini langsung keluar dari pernyataan Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pertemuannya dengan warga di Cilegon, Minggu (22/4) malam. Pak SBY mengatakan kalau nanti akan lahir pemimpin-pemimpin baru, cerdas, dan amanah yang dicintai rakyat. Mmm, siapa ya kira-kira sosok tersebut? Eike ikut kepo nih.

Emang siapa sih sosok yang besar kemungkinan sesuai dengan pernyataan Pak SBY ini? Kalau eike sih masih belum ada bayangan siapa orangnya. Kalau kalian gimana guys, udah tau? Tapi jika kita menggunakan ‘matematik politik’, maka sosok potensial itu bisa dikerucutkan kok. Aih, siapa tuh

Eits, jangan keburu nafsu atuh. Belakangan, Partai Demokrat justru membuat Pernyataan Pers loh yang membantah pemberitaan media yang menuliskan bahwa akan muncul pemimpin baru pada 2019 dari pihak Demokrat. Lah, ini yang salah media yang memberitakan apa Ketumnya yang kepleset lidah?

Tau deh yang masih penjajakan sama partai lain, jadi Demokrat gak berani mempertegas siapa sosok pemimpin baru yang amanah itu. Dan itu pun bukan dalam konteks untuk Pilpres 2019. Selain itu, toh sifatnya jamak, gak tunggal. Jadi dalam Pilkada juga diharapkan muncul pemimpin baru yang amanah.

Yailah, bilang aja karena Pak SBY gak enakan sama Pakde Jokowi. Ya karena belakangan kan ada indikasi kalau Demokrat akan merapat mendukung koalisi Presiden Petahana Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang. Jadi kan khawatirnya Demokrat malah dianggep mau bikin poros ketiga. Yah batal deh.

Baca juga :
Menguak Jokowi Dorong Tanggul Laut

Ya namanya juga usaha ya, siapa tau nanti Demokrat beneran bisa merapat ke kubu Jokowi. Kan lumayan, kemenangan udah di depan mata. Wedew, pucing eike kalau ngomongin politik. Hobi banget main di ruang abu-abu. Bener-bener gaje emang deh. Memang benar apa yang dikatakan, filsuf Desiderius Erasmus (1466-1536), ‘Human affairs are so obscure and various that nothing can be clearly known.’ (K16)