Tol Suramadu Kuncian Jokowi

Tol Suramadu Kuncian Jokowi
Foto : Istimewa
3 minute read

“Pemerintah mendapat uang dari pajak, uang pajak yang menghidupkan pemerintah. Kalau sampai rakyat tak bayar uang pajak, maka negara tak akan punya kuasa. Jadi mudah saja tumbangkan negara dengan tidak membayar pajak. Berani?”


PinterPolitik.com

Presiden Joko Widodo resmi menggratiskan Jembatan Suramadu dari sebelumnya berstatus jembatan tol menjadi jembatan non-tol. Menanggapi hal tersebut, cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan sebaiknya tidak hanya Suramadu saja yang digratiskan. Weleh-weleh.

Menurut Sandi ada jalan tol yang dibangun puluhan tahun di tempat lain dan menurut perhitungan dari beberapa pengamat sudah balik modal sampai dua tiga kali, sehingga itu layak juga digratiskan dalam keadaan sekarang di mana beban masyarakat semakin tinggi. Wkwkwk, mantap bang!

Eh tapi sebentar bang, apa itu enggak keliru sampai minta digratiskan? Lah nanti anggaran pendapatan negara makin merosot dong? Kalau merosot enggak ngeri apa kita enggak bisa bayar utang? Ckckck. Nanti kalau sampai Jokowi gratisin beberapa tol, abang juga loh yang repot bisa jadi pajak dari prusahaan-perusahaan swasta loh yang dinaikkin.

Kalau pajak perusahaan dinaikkin semisal kayak rokok yang nalangin dana BPJS, bisa jadi kan kalau usulan Sandi disetujui,  banyak harga yang makin mahal, terus kalau sudah mahal jarang ada yang beli deh. Setelah itu jika sudah sedikit penjualannya, perusahaan melakukan PHK. Sehabis PHK banyak perusahaan dalam negeri yang goyang alias bangkrut. Abis itu perusahaan asing deh yang bergoyang-goyang dan beryanyi-nyanyi sebab saingan semakin menipis.

Hayo gimana tuh bang kalau sudah gitu? Oh apa abang ada usulan lain dengan cara kita ambil aja pajaknya dari pertambangan milik asing yang ada di dalam negeri? Eh, tapi apa berani ya Jokowi ataupun Sandi lakuin itu? Hmmm kalau berani, ramai-ramai deh gengs ke TPS tusuk yang berani ngusir pengelola tambang asing yang ada di Indonesia. Ahahaha. #mustahil.

Meskipun Sandi melontarkan statement yang sedikit sentimen, ia juga memuji langkah Jokowi tersebut lantaran telah memudahkan masyarakat Madura yang tingkat kesejahteraannya di bawah Pulau Jawa. Click To Tweet Ia berharap Jokowi tidak hanya berhenti di Suramadu.

Jokowi memang menyatakan penggratisan tarif tol Jembatan Suramadu ini agar seluruh masyarakat dapat merasakan keadilan.

Apa yang dilakukan Jokowi ini adalah keputusan yang mencitrakan rasa keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, utamanya bagi rakyat Madura gengs. Awas loh ya, kalian jangan sampai bilang apa yang dilakukan Jokowi ini adalah bentuk kampanye dan pencitraan untuk menarik simpati masyarakat Madura serta Jawa Timur demi memperlancar dukungan buat periode kedua. Inget gengs, jangan suka suudzon dulu! Wkwkwk. (G35)