Titiek, Bamsoet Dan Tahta DPR

Titiek Bamsoet Dan Tahta DPR
(doc: istimewa)
2 minute read

Bamsoet dan Titiek digadang-gadang sebagai sosok ideal untuk mengisi tahta DPR yang lagi lowong. Kira-kira siapa yang bakal terpilih ya?


PinterPolitik.com

Jabatan Ketua De-pe-er memang lagi kosong, setelah Papa Setnov ‘pindah rumah’ ke rutan Ka-pe-ka. Jabatan ini memang jatah dari Fraksi Partai Golkar.

Sejauh ini ada dua nama yang digadang-gadang cukup potensial untuk mengisi tahta De-pe-er yaitu Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Suharto dan Bambang Soesatyo atau Bamsoet.

Titiek bukanlah orang baru dalam Partai Beringin dan De-pe-er. Ia dinilai sebagai satu-satunya penerus klan Soeharto dalam Partai Beringin.


Pada tahun 2014 silam, beliau terpilih menjadi anggota De-pe-er lewat dapil Yogyakarta.  Ia sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IV De-pe-er hingga Juli 2017. Kini, ia  bertugas sebagai Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP). Berkaca dari pengalaman politiknya ini, maka, tak mengherankan kalau ia digadang-gadang sebagai salah satu suksesor Papa Setnov.

Oh, ternyata bukan Bu Titiek aja yang dirumorkan sebagai pengganti Papa, tapi ada Pak Bamsoet juga lho. Ia dinilai sebagai sosok yang sudah cukup makan asam garam di De-pe-er. Ia kini menjabat sebagai Ketua Komisi III De-pe-er.

Salah satu anak buahnya di Komisi III Ahmad Saroni, mengatakan bahwa saat ini De-pe-er merindukan sosok muda untuk menjaga stabilitas politik dan meningkatkan kinerja dewan. Dalam hal ini Pak Bamsoet memenuhi kriteria tersebut.

Sahroni memandang, rekan sejawatnya itu mampu menciptakan komunikasi efektif pada lembaga legislatif. Bahkan Politikus Nasdem tersebut mengatakan bahwa rapor kinerja anggota DPR periode 2009-2014 yang dirilis (Formappi), menempatkan Pak Bamsoet sebagai aggota dewan yang berkinerja terbaik dengan poin 7,28.

Kalau seperti ini, kira-kira siapa yang layak keluar sebagai pemenangnya? Semuanya masih simpang siur, soalnya kedua sosok ini memiliki pengalaman yang cukup di De-pe-er.

Selain itu, dari tubuh Partai Beringin muncul juga sejumlah nama seperti Azis Syamsuddin, Zainudin Amali dan Agus Gumiwang Kartasasmita. Yang pasti perjalanan menuju tahta tertinggi De-pe-er bakal rumit, bukan? (K-32)