“Walau menjadi nomor dua, partai saling sikut untuk bisa mendapatkannya.”
PinterPolitik.com
[dropcap]C[/dropcap]alon Wakil Gubernur Jawa Barat menjadi posisi yang diperebutkan berbagai partai politik jelang Pilgub Jabar 2018.
Namun, nama – nama yang disodorkan partai politik kepada calon Gubernur tak memiliki elektabilitas yang berkesan.
Untungnya, calon Gubernur sudah mengerucut kepada Kang Mail dan Kang Deddy Mizwar. Kalau makin banyak ya makin ruwet saja. Jadi tinggal tuntaskan nomor duanya saja.
Tapi alangkah lucunya, disaat partai politik ‘menjual’ nama kader potensialnya, justru berbanding terbalik dengan elektabilitasnya.
Sikap ngototnya hanya dilatarbelakangi hasrat kekuasaan bukan hasil dari kajian, sepertinya begitu. Emang partai kalau mau nentuin calon kepala daerah itu reaksional gitu ya? Weleeeh weleeeh. Ampun dah.
Aneh ga sih, udah tau elektabilitas calon wakil gubernur yang diusulkan ga bagus ko masih aja diusulkan partai politik? Memang ga dikaji dulu ya kira-kira figur dan ketokohannya bisa mendongkrak kemenangan atau tidak?
Atau mau nempel calon gubernurnya aja. Hati – hati ah jadi parasut eh parasit hehehe.
Hmmm, kalau cuma meminta porsi jabatan untuk Pilgub Jabar itu sudah transaksional. Ga sehat dan bagus untuk proses demokrasi. Hmm, ketahuan dan kena deh. Weleeeh weleeeh.
Angin segar calon wakil gubernur justru berhembus ke arah sosok yang sering muncul di layar kaca. Loh siapa..siapa? Jangan bikin partai dan calonnya kebakaran jenggot gitu dong. Woailaaaah wadeziggggggg.
https://t.co/bUhJoVlxul Poltracking: Dede Yusuf, Aa Gym dan Desy Ratnasari cawagub Jabar favorit
— MERDEKA (@merdekadotcom) December 5, 2017
Tiga nama ini bukan sembarang orang, mereka punya kiprah dan sering muncul di layar kaca. Ia adalah Dede Yusuf, AA Gym dan Desy Ratnasari.
Kalaupun misalkan ada dua pasangan calon gubernur yang bertarung, kayanya sih kalau wakilnya dari tiga nama ini akan terasa perangnya, lebih jelasnya sih perang bintang layar kaca. Weleeeh weleeeh. (Z19)