Sosok ‘Kuda Putih’ Prabowo-Sandi

Sosok ‘Kuda Putih’ Prabowo-Sandi
Djoko Santoso. (Foto: Konfrontasi)
2 minute read

“Larilah dalam kebebasan kawanan kuda liar. Hanya dengan begitu, kita mampu memperbudak waktu. Melambungkan mutu dalam hidup yang cuma satu.”~Dewi Lestari


PinterPolitik.com

Bakal capres Prabowo Subianto meminta anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Djoko Santoso menjadi ketua tim pemenangan Prabowo-Sandiaga. Mendengar permintaan tersebut, Djoko menyatakan siap bertarung.

Wow, sungguh jawaban spektakuler yang menggembirakan, ya. Memang apa sih yang bisa bikin Djoko Santoso sepercaya diri itu? Sehebat apa hingga ia yakin mampu mengemban amanah yang sebegitu berat.

Menurut Djoko, yang namanya tentara itu harus siap. Tidak boleh tidak siap kalau untuk negara.

Hmm, mohon maap, ini urusannya untuk kekuasaan ya Pak. Kalau Bapak tadi bilang ingin berjuang untuk memenangkan pemimpin yang baik untuk negara, memangnya Pak Djoko sudah yakin calon yang didukung pasti bekerja untuk negara? Eh, tapi kalau Pak Djoko memang sudah yakin ya monggo. Hehe.

Untuk berlaga dalam ajang pemilihan presiden, tentu setiap kubu membutuhkan panglima perang yang tangguh. Kalau dilihat-lihat Djoko Santoso memiliki pengalaman yang cukup mumpuni. Doi pernah menjadi Panglima Kodam Jaya (2003), menjabat Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (2003), lalu naik menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (2005–2007), hingga akhirnya menjabat sebagai Panglima Tentara Nasional Indonesia (2007–2010).

Kini, setelah resmi menjadi seorang pensiunan, Djoko memilih berkarir di dunia politik dengan menjabat sebagai Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra.

Menurut Waketum Gerindra Edhy Prabowo, Djoko memiliki latar belakang sebagai tokoh nasional, punya kemampuan melobi, dekat dengan semua kelompok, dan bisa diterima oleh berbagai kalangan.

Hm, melihat riwayat hidup dan mendengar testimoni tentang Djoko Santoso, sepertinya cukup meyakinkan untuk menjadi ketua tim pemenangan Prabowo-Sandi. Tapi kita juga harus tunggu dulu bagaimana dengan kubu petahana, apakah bisa menandingi kehebatan Djoko Santoso?

Ya, bagaimana pun lawannya di Pilpres nanti, Djoko menegaskan akan selalu memegang teguh nasihat Prabowo, yang mengatakan “Kita harus kerja keras, kerja sama, kerja cerdas, kerja ikhlas.”

Ngomong-ngomong kata bijak Prabowo di atas boleh juga buat dijadikan caption Instagram. Izin repost ya, Pak! (E36)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here