Siapa Bilang Harga Telur Mahal?

harga telur terbaru
Pedagang kerak telur. (Foto :Faniey's blog)
2 minute read

“Harga adalah apa yang kamu bayar. Nilai adalah apa yang kamu dapat.” ~Warren Buffet


PinterPolitik.com

Pengumuman gaes! Tim pemenangan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera mengatakan harga telur saat ini murah, hanya sekitar Rp 12 ribu per kilogram. Wadawww, fakta atau hoaks nih? Perasaan baru belanja kemarin harganya Rp25 ribu. Pak Mardani emang belanja di mana sih? Kasih tahu aku dongss

Hmmm, ternyata harga segitu konon doi dapat di Malaysia. Jauh banget yak. Mesti naik pesawat dulu. Belum bikin paspornya yang 48 halaman Rp300 ribu. Kalau beli yang 24 halaman, nanti dikira pekerja illegal lagi. Edededehhh, ujung-ujungnya mahal juga ya. Mau beli telur sekilo aja kudu bikin paspor.

Ehh, tapi btw, emang beneran harga telur di Malaysia semurah itu? Telur ayam atau telur kutu rambut? Hiya, hiya, hiya.

Nah, daripada penasaran, mari kita kepoin situs resmi Jabatan Perkhidmatan Veterinar Kementerian Pertanian dan Industri Asas Tani Malaysia. Hmmm, panjang kali ya nama kementriannya. Nyampe keram otot aku ngetiknya. Wkwkwk.

Harga telur naik turun, tapi cinta mu padaku jangan ya... Uwuwuwuw~ Click To Tweet

Oke coba kita lihat-lihat. Ternyata harga telur di sana berbeda-beda gaes, sesuai dengan kulitasnya. Kalau kita kan kualitas telurnya hampir semuanya dipukul rata, kalau di sana telur dibagi menjadi lima kualitas, dari level AA sampai E.

Per tanggal 23 Oktober 2018, untuk telur kualitas AA harganya 0,39 Ringgit Malaysia per butir. Kalau asumsi kurs Rp3.472 per ringgit, berarti harganya sekitar Rp1.354 per butir. Kalau begitu, harga kulitas teratas per kilogram yang rata-rata jumlahnya ada 16 butir, di Malaysia sekitar 6,24 ringgit atau Rp21.661. Ya, nggak beda jauh ya ternyata. Coba kita hitung kualitas termurahnya.

Ternyata gaes, pun, telur level E kalau dilihat-lihat harganya 0.32 Ringgit per butir. Berarti kalau dikonversi ke rupiah harga telur per kilogramnya sekitar Rp 17.773. Terus mana telur yang katanya Rp12 ribu per kilogram Ferguso?

Ya, walaupun harga yang disebutkan Mardani rada melenceng. Melenceng banget sih, bedanya hampir Rp 6 ribu, tapi kita patut merenungkan pertanyaan doi, kok Malaysia punya harga telur yang lebih murah?

Mardani mengatakan, rantai distribusi pangan di Indonesia itu terlalu panjang. Pantes aja harganya melambung tinggi. Selain itu, menurut Mardani, di Malaysia lebih murah karena nggak ada sistem monopoli harga.

Sistem Malaysia dalam menjaga harga pangan menurut Mardani patut dicontoh. Pemerintah harus menindak tegas oknum yang menjual sembako di atas rata-rata. (E36)