Sayembara Bedah Monas, Siapa Berani?

sayembara bedah monas
Monumen Nasional. (Foto: Balapatti)
2 minute read

“Untuk memenangkan lomba dengan orang lain, hanya diperlukan sedikit waktu. Namun untuk mengalahkan diri sendiri, diperlukan waktu seumur hidup.” ~Jiddu Krishnamurti


PinterPolitik.com

Hampir lima tahun berselang, Pemprov DKI akan kembali bebenah Monas. Biar lebih modern dan cucok buat anak-anak muda gaul macam kita gitchu dechHehehe.

Tapi nih ya, kali ini Pemprov akan melibatkan masyarakat Jakarta dengan melakukan sayembara, yakni sayembara untuk desain penataan rencana tata kawasan Medan Merdeka dan sayembara desain interior Monas. Wow, banget kan? Para insan kreatif macam Bro and Sis harus ikutan yaw.

Btw, dulu desain Monas yang kita lihat sekarang juga merupakan hasil sayembara yang dilakukan Presiden ke-1 Soekarno pada tahun 1955 loh. Yang menang kala itu merupakan desain karya Frederich Silaban. Hehehe.

Sayembara kali ini dilakukan Unit Pengelola Kawasan Monas serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI. Pelaksana tugas (Plt) Disparbud DKI Asiantoro mengatakan, lewat sayembara tersebut pihaknya berharap dapat mendapatkan desain penataan kawasan Monas yang modern, tetapi tetap mencerminkan sejarah serta budaya aslinya.

Oh ya, bangunan Monas sendiri memang dulunya dibangun dengan nilai filosofis yang mendalam loh. Apalagi yang menginisiasi Bung Karno kan, yang amat filosofis dan perfeksionis. Hmm…

Hayoo, sejauh ini sudah ada yang tertarik belum? Pendaftaran dan pemasukan berkas administrasi untuk sayembara dibuka dari 11 Desember-16 Desember 2018. Kemudian, peserta yang lolos administrasi akan diumumkan pada 17 Desember 2018.

Baca juga :
Aa Gym dan Tuah Politiknya

Hmm, singkat juga ya. Hehehe. Makannya buruan daftar. Siapa tahu menang kan.

Peserta yang lolos tahap pertama akan diberikan penjelasan dan melakukan survei didampingi oleh Disparbud pada 20 Desember. Sedangkan batas waktu pengiriman desain oleh para peserta paling lambat dilakukan pada 21 Januari. Yah, kira-kira sebulanlah…

Desain dari para peserta tersebut selanjutnya akan dinilai dan dievaluasi pada 22-24 Januari 2019 unuk diumumkan pemenangnya pada 30 Januari 2019.

Monas itu nggak cuma megah dan cantik, tapi juga punya nilai filosifis yang dalam... Click To Tweet

Asiantoro menuturkan salah satu rencana penataan kawasan tersebut adalah untuk mengubah diorama yang berada di dalam Monas menjadi lebih mutakhir.

Sekarang kan ada banyak museum yang serba digital gitu. Nah, pemprov juga ingin meniru. Seperti di Museum Bank Mandiri dan museum-museum lainnya. Pokoknya yang canggih deh.

Anggaran untuk perbaikan Monas sendiri telah ditetapkan sebesar Rp150 miliar pada APBD DKI 2019. Anggaran itu ada dibawah Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta. (E36)

Facebook Comments