Satgas Novel Kejar Setoran Pilpres?

satgas novel baswedan
Novel Baswedan. (Foto: Tirto)
2 minute read

“Di antara gugus manusia yang cenderung berbohong dan korup, kebebasan tak bisa bertahan lama.” ~Edmund Burke


PinterPolitik.com

Ada kabar gembira untuk Novel Baswedan. Kepolisian telah resmi membentuk tim gabungan untuk menuntaskan kasus penyiraman air keras yang menimpa dirinya. Hiyaaahh, semoga kehadiran satgas ini berguna ya. Bukan cuma gimik-gimik manja menjelang Pilpres. Edededeh…

Bukan apa-apa nih. Masalahnya udah banyak pendapat aneh-aneh soal pembentukan satgas tersebut. Kira-kira pemerintah beneran tulus ingin menyelesaikan kasus ini nggak yahh? Hmmm…

Banyak yang beranggapan kalau pembentukan satgas dilakukan lantaran Joko Widodo-Ma’ruf Amin nggak mau diserang Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang konon akan mengungkit kasus Novel yang tak kunjung usai di debat kandidat pertama 17 Januari mendatang.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Moeldoko meminta masyarakat tak berpikiran negatif atas pembentukan tim tersebut. Katanya, jangan apa-apa dipolitisasi. Harusnya langkah ini dihargai sebagai aksi nyata pemerintah dalam menyelesaikan kasus.

Hmmm, iya harusnya gitu ya. Tapi kenapa sih, kok baru bentuk satgasnya sekarang? Kan kasusnya udah dari 11 April 2017 lalu tuh? Hampir dua tahun berlalu saudara-saudara. Padahal dulu presiden bilangnya mau cepat menyelesaikan kasus ini. Ckckckck.

Lagian dulu-dulu nggak kepikiran kenapaaaa? Kenapaaa? Begini kan jadi menyebabkan prasangka macam-macam. Kalau nggak mau dibilang pencitraan kerjanya jangan sesuai momentum dong. Hehehe, hanya mengingatkan.

Kalau segala tindakan ditujukan untuk Pilpres, setelah menang lagi, motivasi kerjanya musnah nggak tuh? Click To Tweet

Tenaga Ahli Kantor Sekretariat Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengatakan hal yang senada. Ia mengatakan, sebaiknya siapa saja yang berbicara tentang satuan tugas Novel Baswedan harus mengerti bahwa polisi sedang bekerja secara intensif menyelesaikan apa yang akan dipermasalahkan BPN ehhh maksudnya apa yang diminta masyarakat.

Baca juga :
Modi, Jokowi dan Politik Film

Yaudah, dari pada suuzan mending kita doakan semoga kasusnya segara selesai.

Dulu pihak kepolisian pernah bilang, alasan lambatnya penyelidikan kasus ini karena Novel sendiri dianggap kurang koorperatif. Novelnya nggak percayaan. Nah, semoga dengan adanya satgas ini, Novel bisa lebih nyaman dan terbuka, sehingga misteri kasus penyiraman dirinya cepat selesai. Aminnn. (E36)

Facebook Comments