Sandiaga Jadi Target Wargenet

Foto : Istimewa
2 minute read

“Cinta hanyalah istilah belaka.”


PinterPolitik.com

Kabar angin sepoi-sepoi mengenai mahar Rp500 miliar yang diberikan Sandiaga Uno untuk PAN dan PKS memang belum terbukti. Ditambah lagi dengan klarifikasi tegas oleh pihak koalisi Prabowo bahwa isu itu tidak benar.

Hmmm, tapi dipikir-pikir gengs, uang sebanyak itu kalau dikasih Sandi ke PAN dan PKS gimana caranya ya? Apa uangnya mau dikirim pakai kurir online? Atau mau dimasukin ke kardus duren aja kayak kasusnya Cak Imin? Wkwkwkw ups.

Eh, soal Cak Imin bercanda loh ya gengs, awas loh ya, jangan kalian viralkan!

Oh iya gengs, akibat kabar mahar itu akhirnya banyak pihak yang berpikir kalau kampanye koalisi Prabowo itu Bocan alis bobo cantik. Eh maksudnya Bosan alias Prabowo-Sandiaga gengs. Wkwkwk.

Nah banyak yang mengira kalau kampanye Bosan seutuhnya disponsori oleh Sandi loh. Isu ini juga beredar karena Sandi terkenal dengan harta kekayaannya gengs. Nah, hal ini juga akhirnya dibantah gengs oleh anggota tim sukses Bosan yaitu Sudirman Said.   

Menurut Pak Dirman, dana kampanye koalisi partai pengusung Bosan ternyata tidak hanya berasal dari kantongnya Sandiaga Uno saja. Masalah dana kampanye nanti akan meminta dukungan dari banyak orang, termasuk Prabowo. Weleh-weleh.

Kalau diminta juga ke Prabowo, berarti dibalikin ke rakyat lagi dong? Jangan bilang nanti ada kardus donasi lagi gengs. Duh kalau sampai benar, eyke masih banyak cicilan loh. Wkwkwk.

Btw gengs, kasihan ya Sandi, waktu doi menjabat sebagai Wagub DKI Jakarta, doi jadi target sasaran bully di medsos. Nah saat Sandi dipilih jadi cawapresnya Prabowo juga doi kena bully lagi. Kemarin juga saat Sandi mau lapor harta kekayaannya di KPU, doi masih tetap kena bully. Weleh-leweh.

Jangan dong gengs, stop mem-bully ya, kasihan tahu. Eyke ngerti kok mem-bully itu memang menyenangkan, tapi jangan sering-sering juga keles gengs. Wkwkwk, nanti orang yang kalian sering bully jadi stress, kan jadi enggak lucu gengs. Nah kalau sudah stress, kan jadi gagal deh maju di Pilpres 2019. Wkwkwkw.

Daripada banyak mem-bully dan bicara soal mahar atau dana kampanye, mending kita merenung aja gengs. Kita renungkan ungkapannya Abu Hamid Al Ghazali, kali aja setelah merenung dapat mahar tak terduga di tahun politik wkwkwkw:

“Doakanlah temanmu, baik selagi hidup maupun sesudah dia meninggal dunia.” (G35)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here