Sandiaga: 2030 Indonesia Sangat Miskin!

sandiaga uno ekonomi
Sandiaga Uno. (Foto: Serambi)
2 minute read

“Semua orang yang pernah berjuang dengan kemiskinan tahu bagaimana mahalnya menjadi miskin.” ~James Baldwin


PinterPolitik.com

Kehidupan itu adil ya gaes. Di saat ada kubu petahana yang penuh dengan rasa optimisme tingkat dewa untuk kemajuan di neger ini, ada kubu oposisi yang membanjiri pikiran kita dengan rasa pesimistis yang besar. Seimbang ya nggak?

Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno kembali mengeluarkan statement menakutkan perihal kondisi ekonomi Indonesia. Apakah itu? Ya, menurutnya, ekonomi Indonesia bisa jadi akan berada di posisi ketujuh daftar ekonomi terburuk di tahun 2030.

Loh, emang tahun 2030 Indonesia masih ada? Kata pasangan Bang Sandi kan tahun segitu Indonesia sudah musnah. Gimana dah? Zzzz…

Tapi sih ya, sebagai pemuda pecinta tanah air, tentu ku tak ingin perkiraan Calon Presiden nomor 01 Prabowo Subianto kesampean. Masa tahun 2030 negeri ini hancur. Terus kalau aku mau nikah, mesti daftarnya ke KUA mana? Hehehe.

Ya, namanya juga kubu oposisi ya. Menyampaikan keburukan-keburukan pemerintah dan kondisi negeri sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Dengan cara itu kan, mereka jadi punya materi untuk memberikan harapan baru.

Perbedaan 'dagangan' antara petahana dan oposisi. Petahana jualan optimisme, oposisi jualan pesimisme. Terus mana yang paling laris manis? Click To Tweet

Seperti yang Sandiaga bilang di acara Milad PKS Muda, kalau maksud dirinya membicarakan hal yang negatif bukan untuk menimbulkan pesimisme, melainkan untuk menanamkan harapan kalau dirinya bisa memperbaiki keadaan. Ehhh, gitu nggak sih Bang? Ya, iya dong, kan ceritanya lagi promosi. Wkwkwk.

Solusi yang kali ini Sandiaga tawarkan untuk mengatasi masalah tersebut adalah, dengan cara menjadikan Indonesia sebagai pemain di bidang ekonomi. Misalnya dengan pemberdayaan ekonomi berbasis agrikultural.

Menurut Sandiaga, Indonesia itu punya banyak keunggulan baik di bidang sumber daya alam (SDA) ataupun sumber daya manusia (SDA). Dengan modal yang sudah dimiliki negeri ini, Sandiaga yakin pihaknya mampu mengoptimalkan sumber ekonomi Indonesia.

Tuh, kan, ujung-ujungnya promosi. Hehehe.

Setiap calon presiden tentu selalu menawarkan harapan-harapan baru untuk menarik hati rakyat. Tapi ya kalau bisa, jangan yang terlalu ekstrim gitu. Masa bilang bisa memperbaiki ekonomi nasional yang katanya lagi sekarat, padahal bukti prestasi memperbaiki ekonomi waktu menjabat jadi wagub DKI aja belum terlihat.

Jangan sirami aku dengan janji-janjimu, Bang. Ku hanya butuh kepastian, kira-kira tahun depan gaji karyawan sepertiku bisa tembus angka 10 juta nggak? Ehhh… (E36)