Sandi Tak Suka Pamer?

gelar sandiaga uno
Sandiaga Uno. (Foto: Lucu.ME)
2 minute read

“Prinsip saya lebih penting dari uang atau gelar.” ~Muhammad Ali


PinterPolitik.com

KPU telah mengeluarkan iklan berupa ajakanya nyoblos di Pemilu 2019. Gimana, kalian udah lihat belum? Hehehe.

Tapi ya gaes, denger-denger KPU pilih kasih soal penayangan iklan tersebut. Kenapa hayooo?

Iya, iklan yang baru-baru ini tayang tersebut ternyata menuai kritikan dari banyak pihak termasuk timses Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Karena, di iklan tersebut tidak mencantumkan gelar lengkap Prabowo dan Sandiaga, sedangkan calon lainnya ditulis lengkap.

Diketahui, dalam iklan tersebut, nama pasangan nomor urut 01 tertulis ‘Calon Presiden Ir. H. Joko Widodo’ dan ‘Calon Wakil Presiden Prof. Dr. (H.C) KH Ma’ruf Amin’. Sedangkan nama pasangan nomor urut 02 ditulis ‘Calon Presiden H. Prabowo Subianto’ dan ‘Calon Wakil Presiden H. Sandiaga Salahuddin Uno’.


Hmmm, iya sih yang nomor urut pertama lengkap banget ya itu. Sedangkan yang lain cuma punya gelar Haji, itu juga gelar dari budaya orang Indonesia. Wkwkwkwk.

Apalah arti sebuah gelar, karena di mata Allah semuanya sama. Iya toh? Eaaa... Click To Tweet

Ketua KPU Arief Budiman menjelaskan, kalau penulisan nama peserta Pemilu, baik Pileg maupun Pilpres 2019 dilakukan sesuai yang tertera di formulir pendaftaran. Pokoknya yang sesuailah. Jadi ya, pertanyaannya sekarang, apakah ketika mendaftar calon nomor urut 02 memang tidak menyertakan gelar? Nggak sengaja lupa, atau emang maunya begitu?

Kalau Sandiaga sih bilang, ketimbang gelar akademik, prestasi dan rekam jejak akan lebih diperhatikan masyarakat dalam pagelaran akbar sekaliber pilpres.

Hmmm, harusnya sih begitu ya. Tapi kalau nggak perhatian, kenapa coba di situs Youtube KPU banyak komentar yang mengkritik soal ketiadaan gelar tersebut? Ah, masa yang komentar buzzer? Hehehe.

Sandi sendiri belum mengakui secara gamblang apakah doi benar tidak menyertakan gelar akademiknya atau nggak.

Meskipun Sandi mengamini gelar akademik debagai suatu pencapaian dalam hidupnya, namun Sandi merasa itu tidak terlalu penting. Sandi menganggap rekam jejaknya di dunia usaha dan birokrasi selama menjadi wakil gubernur DKI Jakarta akan lebih diperhatikan masyarakat.

Hmm, padahal sekolah doi tuh nggak main loh. Lulusan luar negeri gaes. S1nya di Wichita State University, Amerika Serikat, sementara gelar Master of Business Administration yang diperolehnya didapat dari George Washington University, Amerika Serikat. (E36)