Sandi Siap Dibilang Pembual?

Sandi Siap Dibilang Pembual?
Foto : Istimewa
2 minute read

“Janji manis, janji asam, janji pahit, janji gurih, dan janji-janji yang lainnya sudah sering dicicip masyarakat Indonesia.”


PinterPolitik.com

Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno, pada masa kampanye ini menemui para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Yogyakarta. Dalam sesi diskusi, Sandi diminta membebaskan pajak UMKM digital jika terpilih sebagai wapres.

Diskusi mengenai UMKM digital yang diklaim sedang tumbuh dan berkembang di Yogyakarta dianggap sebagai tulang punggung penciptaan lapangan kerja baru untuk ke depannya. Jadi, para pelaku UMKM meminta agar pajak bisa diberi keringanan dan ada insentif di dua tahun pertama.

Selain itu, Sandi juga diminta mengeluarkan kebijakan berupa pemberian keringanan ongkos pengiriman produk UMKM yang dijual melalui sistem online. Click To Tweet

Terkait hal tersebut, menurut Sandi, UMKM berkonstribusi terhadap 97,7 persen bagi penyerapan lapangan kerja di Indonesia. Sebanyak 60 persen ekonomi Indonesia juga berasal dari kontribusi UMKM tersebut.

Hmm, yakin nih bang mau bantu sampai segitunya, apalagi sampai bantu ongkos kirim ke luar negeri segala? Hati-hati loh bang, nanti malah bisa menjadi celah korupsi para oknum yang tidak bertanggung jawab. Kalaupun dibantu, inget bang, diawasin yang ketat ya. Jangan kayak yang sudah-sudah. Awalnya berniat baik, eh malah niatan baiknya mendamparkan orang masuk ke lapas Sukamiskin. Wkwkwk.

Kalau menurut eyke sih bang, banyak UMKM yang jual produknya ke luar negeri, tapi yang memberatkan adalah ongkos pengirimannya. Selain itu juga ada permasalahan klasik perizinan, SDM, dan lain sebagainya, sehingga nantinya bisa dicarikan solusi dengan duduk bersama para pelaku UMKM untuk memacu kemandirian ekonomi di era industri 4.0. Jadi, harus dikaji dengan baik lagi sih bang, dimatengin gitu konsepnya, jangan asal iya-iya aja gitu bang!

Kalau semua permintaan rakyat dituruti, nanti pusing sendiri loh bang. Soalnya permintaan rakyat itu terlalu banyak dan muluk. Belum lagi kebijakan yang dibuat untuk rakyat nyatanya malah berbenturan sama program pemerintahan abang lagi. Intinya mah hati-hati deh bang! Emang mau kalau banyak bilang iya saat kampanye, ternyata malah enggak dijalani. Mau dibilang pembohong kayak yang lagi menjabat sekarang? Uppss, ini katanya orang-orang loh gengs, bukan kata eyke. Ehehehe. (G35)