Sandi Sang Juragan Dolar!

Sandi Sang Juragan Dolar!
Foto Istimewa
3 minute read

“Telinganya telah tuli terhadap teriakan-teriakan rakyat.”


PinterPolitik.com

Anggota Komisi XI DPR RI, Heri Gunawan, ngoceh minta Presiden Jokowi segera “mengobati” masalah fundamental ekonomi bangsa ini dengan memperkuat kinerja ekonomi domestik. Dalam hal ini, Jokowi harus dorong-dorong Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk bekerja lebih capek lagi. Soalnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS lagi sekarat, menyentuh angka Rp 15 ribu.

Ketua DPP Partai Gerindra juga ikut ngoceh bahwa Jokowi harus menjaga daya beli masyarakat dengan menciptakan stabilitas harga, baik untuk BBM, listrik, khususnya harga pangan. Sepakat bossque!

Nah, cawapres yang dulunya kader Partai Gerindra, Sandiaga Uno, gak mau kalah ngoceh. Dia berjanji ingin menjual 35 persen simpanan dolarnya untuk membantu nilai rupiah yang kian loyo.

Btw, kalau 35 persen simpanan uang dolar Sandi bisa berdampak kepada nilai tukar rupiah, apa enggak kebayang sebanyak apa tuh simpanannya? Weleh-weleh, Bang Sandi sang juragan dolar toh!

Hmmm, pantas saja kemarin ada isu Jendral Kardus seharga Rp 500 miliar. Mbok uangnya Sandi serasa kuman yang di mana-mana ada terus dan enggak bakal abis-abis meski dikasih antiseptik. Wkwkwk.

Balik ke topik gengs, langkah lain yang penting dan bisa dilakukan adalah pengetatan terhadap devisa hasil ekspor yang masuk ke Indonesia. Sebab pada kenyataannya, dari dolar AS yang masuk hanya sekitar 15 persen yang ditukarkan kembali dalam bentuk rupiah.

Intinya Heri mendesak pemerintah untuk bertindak tegas terhadap para eksportir agar menukarkan kembali dolar AS ke dalam bentuk rupiah. Konkretnya, pemerintah harus segera mengeluarkan kebijakan baik dalam bentuk peraturan pemerintah atau bila perlu Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang yang mengatur soal devisa ekspor harus dikembalikan ke rupiah.

Oh jadi yang buat dolar menguat ini karena ada banyak peternak dolar di Indonesia ya pak? Contohnya Bang Sandi gitu? Yang sempat bilang punya banyak dolar sampai-sampai 35 persen simpanan dolarnya bisa membantu nilai tukar rupiah? Click To Tweet Ckckck.

Menurut ocehan Heri, sebenarnya ada langkah lain yang dapat dilakukan pemerintah untuk mengatasi kasus ini. Dengan cara melakukan pemotongan anggaran pengeluaran atau belanja secara signifikan.

Hmmm, jadi maksud Hery, Jokowi jangan terlalu fokus benahin infrastruktur ya? Terutama mengenai isu mengejar penyelesaian MRT dan LRT sebelum Pilpres 2019 itu? Wah, terendus harum pencitraan lagi nih gengs. Wkwkwk.

Gimana gengs menurut kalian? Pusing ya mikirin masalah “Pak” Eko-nomi? Daripada pusing-pusing gengs, mending dibuat bahagia aja.

Bahagia itu sederhana kok, seperti nonton film horor tapi matanya ditutup. Atau kaya makan semangka enggak perlu dikupas. Kalau dikupas salak kali bukan semangka, semangka mah dibelah. Wkwkwk. (G35)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here