Sandi ‘Lepas Jabatan’ Wagub?

Sandi ‘Lepas Jabatan’ Wagub?
Sandiaga Salahuddin Uno, Wakil Gubernur DKI Jakarta. (Foto: Kompas)
2 minute read

“Kampanye berubah menjadi unjuk harta, rakyat dikerdilkan sebatas suara. Terseret musim kampanye politik, karena alasan ideal atau sekadar taktik.”


PinterPolitik.com

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menjadi salah satu sosok yang paling sibuk menjelang Pilkada Serentak 2018 dan Pilpres 2019.

Bukan tanpa alasan, Sandiaga memang didapuk sebagai juru kampanye Partai Gerindra, karena panggilan ini adalah panggilan untuk seorang kader, mau tak mau harus nurut.

Hadeeeuhhh. Kalau semua bergantung sama Sandiaga, kelar semua urusan emang? Bisa jadi magnet elektoral untuk narik perhatian masyarakat? Hmmm, entahlah.

Tapi kalau misalkan Sandiaga itu disibukkan dengan tugas partai politik, ngapain juga ya Sandiaga itu jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta, karena waktunya akan banyak tersita. Kalau hematnya sih, mending mundur dari salah satunya.

Karena kan suka ga suka, bagaimana bicara tentang tanggungjawab dengan sebuah jabatan. Kalau menyepelekan atau malah jadi abai, ahhh syudahhhlah, gimana mau jadi pemimpin yang baik, bukan begitu?

Pilihannya mending ga usah jadi juru kampanye atau hmmm ahhh syudahhlah, ga sanggup berkata – kata, weleeeeh weleeeeh.

Weeeeeiiittss, tapi Sandiaga bilang sih waktu dan kinerja sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta ga akan terganggu, uppssss, ini jawaban normatif bukan sih? Intinya masih terhimpit dalam dua tugas yang berbeda.

Ngabdi sama warga DKI Jakarta atau nurut sama atasan di partai politik? Hmmm, entah deh, tanya aja nanti. Ahhh ilaaah, palingan normatif lagi jawabannya weleeeh weleeeh.

Berarti kalau Sandiaga jadi orang andalannya Partai Gerindra untuk jadi juru kampanye, Sandiaga mau melepas jabatan Wakil Gubernur apa gimana nih? Bukan mau menggoyang posisi Wagub kok, cuma memperlihatkan sikap pengertian aja.

Baca juga :
PKS Baper Makin Dikorbankan Gerindra

Silahkan aja sih Sandiaga jadi juru kampanye dan untuk menunjang kinerjanya menjalankan tugas partai politik, lebih baik Sandiaga lepas jabatan. Untuk kebaikan Sandiaga juga kan? Weleeeh weleeeh.

Daripada jadi juru kampanye pas libur kerja jadi Wagub kan? Weleeeh weleeeh, kalau gitu sih, nanti Sandiaga disangkanya jadi juru kampanye spesialis hari libur dong, uhuukkk, uhuuuk. Kalau libur, baru capcusss jadi juru kampanye, weleeeh weleeeh. (Z19)