Sandi Dibopong Emak-emak

Sandi, Strategi Pamungkas Emak-emak
Foto : Istimewa
2 minute read

Kami akan berjuang untuk partai emak-emak. Kami ingin harga-harga pangan terjangkau,” ~ Sandiaga


PinterPolitik.com

Saya tidak peduli apa yang menjadi hasil dari debat Pilpres putaran kedua. Mau Jokowi yang unggul kek, Prabowo yang tampil dengan elegan kek, atau pun sama-sama tidak berdampak sama elektabilitas suara elektoral, pokoknya bodo amat! Yang penting besok saya masih bisa kerja, makan, nonton Manga, udah. Itu saja tenang rasanya.

Tapi meski saya sudah mencoba untuk menutup mata, sumpal telinga, dan bungkam seribu bahasa masih saja ada godaannya yang akhirnya buat saya mikirin hal begituan juga. Kalian mau tahu apa yang jadi penyebab saya terlibat diskusi soal debat putaran kedua?

Betul banget bro. Emak di rumah-lah yang jadi sumber masalahnya! Sehabis debat putaran kedua berakhir, entah mengapa kok emak saya mendadak mirip banget kayak ketua tim sukses. Dikit-dikit emak serukan pilih si ini-lah, si itu-lah. Bilang lawannya begini-lah, prestasinya begitu-lah. Pokoknya seribu satu alasan ada deh buat membagus-baguskan calon yang ia dukung. Sampai-sampai dalam hati nih saya bilang gini:

“Wih ternyata emak saya berbakat jadi sales, kenapa enggak dari dulu aja ya?”

Selepas saya mengetahui betapa agresifnya emak saya terhadap dunia politik di masa-masa Pilpres seperti ini, saya jadi semakin paham mengapa Sandiaga bangga sekali sama gerakan emak-emak militannya.

Mungkin Sandi berpikiran bahwa jika ia berhasil mendapatkan suara emak-emak, doi juga berhasil ambil suara bapak, anak pertama, anak kedua, anak ke tiga, terus yang punya pembantu rumah tangga juga kena, tetangga, ibu-ibu PKK, pengajian, alumni SMA, kelompok arisan, waduh pokoknya komperehensif banget dah! Wkwkwk.

Selain itu bro, kalau dilihat-lihat lagi, ternyata apa yang dilakukan Sandi mirip-mirp nih sama yang pernah dilakukan mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama. Obama yang berhasil maju menjadi presiden dua periode ternyata menerapkan strategi emosional yang dimiliki perempuan. Maka strategi emak-emak milik Obama berhasil mengokohkan jabatanya untuk yang kedua kali.

Baca juga :
Kiprah Mewah Alumni Timur Tengah

Tidak hanya Obama bro, mantan presiden Indonesia juga pernah nih menggunakan strategi yang sama dengan Obama. Kalian tahu siapa? Yoi, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bro. Meski pada tahun 2008 ekonomi Indonesia sempat menjadi ancaman kejatuhan SBY di Pilpres 2009, ternyata pada kenyataannya berbanding terbalik. Strategi emak-emak yang diterapkan berhasil melanggengkan jabatannya di putaran kedua.

Nah, jadi intinya gimana nih menurut kalian? Apa mungkin Sandi bisa menghadiahkan kemenangan untuk Prabowo di Pilpres 2019 dengan strategi emak-emak pamungkasnya? (G42)

 

Facebook Comments