Romi – Muhaimin ‘Laku Dijual’?

Romi - Muhaimin 'Laku Dijual'?
Muhaimin Iskandar dan Romahurmuziy. (Foto: Istimewa)
2 minute read

“Kalau Anda ingin memikat seseorang ke dalam cara berpikir Anda, pertama sekali, yakinkan dia bahwa Anda adalah kawannya yang tulus. Itu adalah setetes madu yang akan menangkap hatinya.”


PinterPolitik.com

Pemilihan Presiden (Pilpres) masih satu tahun lagi, namun para tokoh nasional melakukan upaya pikat – memikat dan membangun koalisi untuk menggapai kemenangan di Pilpres 2019.

Partai politik terlihat kian mesra satu sama lainnya. Namun, dalam lansiran beberapa lembaga survei, Presiden Jokowi masih berada di puncak klasemen, weleeeeh weleeeeh, tak terkalahkan ya, uhuuuyyy.

Hayooo siapa yang berani lawan Jokowi? Hmm, rasanya tak ada yang berani, kecuali rivalnya di Pilpres 2014, Prabowo Subianto.

Nah loh, tokoh partai politik yang lain kemana nih? Kok ga menunjukkan taringnya sih? Harusnya kalau ingin menang itu menyiapkan strategi dan taktik secara matang agar saat waktu pertarungan tiba, tak seperti petarung tanpa amunisi, weleeeh weleeeeh.

Kalaupun Presiden Jokowi akan melanjutkan di periode keduanya, apakah pasangannya masih HM Jusuf Kalla?

Ahhh, syudahlah, kan biasanya Opa JK tak pernah dipinang untuk kedua kalinya, cukup sekali saja, uppppsss apalagi katanya Opa kan mau pensiun, jadi kayanya sih cukup ya, weleeeeh weleeeeh.

Waktu terus berjalan, beberapa prediksi pendamping Presiden Jokowi di Pilpres 2019 mulai dimunculkan ke publik. Sebutlah Gatot Nurmantyo, Agus Harimurti Yudhoyono, Sri Mulyani, dan masih banyak yang lainnya mulai disebut – sebut.

Tentunya Jokowi punya kriteria dan mendengar masukan agar pilihannya tepat siapa yang layak menjadi pendampingnya. Jokowi dinilai perlu didampingi oleh sosok yang agamis dan berasal dari kalangan santri.


Weedeewww, kalau gini caranya sih, Opa JK memungkinkan untuk dua periode. Soalnya JK itu mewakili kriteria itu.

JK adalah Ketua Dewan Mesjid Indonesia dan tokoh Himpunan Mahasiswa Islam. Tapi jadi pensiun ga nih? Oiya gimana ya weleeeh weleeeh.

Alhasil, muncullah alternatif lain. Dua Ketua Umum Partai Islam mulai menjajakan dirinya. Ia adalah Romi, Ketua PPP dan Cak Imin, Ketua PKB. Ahhh syudahhhlah. Mulai ‘didagangkan’ ya?

Tapi kalau yang namanya ‘didagangkan’, otomatis Romi – Cak Imin laku ga ya untuk dipinang Jokowi? Hmmm, ga tau deh weleeeeh weleeeeh. (Z19)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here