Rizieq Jadi ‘Komentator’ Jarak Jauh

2019 Prabowo Presiden
Rizieq Shihab. (Foto: Kompas)
2 minute read

“Orang tidak sepenuhnya menjadi dirinya ketika ia bicara atas nama dirinya. Berilah ia topeng maka ia akan mengatakan kebenaran,” – Oscar Wilde


PinterPolitik.com

Sedari pembentukannya, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menuai banyak pandangan yang berbeda. Dimulai dari latar belakang pembentukan, personalia, gaji sampai apa yang akan dilakukan BPIP.

Ehmm, memang zaman sekarang sekecil apapun masalah bisa terlihat besar karena respons masyarakat yang besar, apalagi warganet kini jadi komentator ‘paling benar’ untuk urusan apapun, weleeeh weleeeh, sabda warganet selalu benar, heleeeehh.

Sebagai contohnya saja, Gaji BPIP yang katanya ratusan juta rupiah. Weeeiittsss, itu ramainya minta ampun, bahkan alasan mundurnya Kepala BPIP Yudi Latief itu gara-gara anggaran yang selalu dipermasalahkan masyarakat. Ehmm, gak enak juga sih niat mengabdi malah dinilai sekadar uang aja, heleeehh.

Anggap saja BPIP sudah terbiasa mendapatkan hantaman kritik dari beragam pihak, tapi kenapa masih kuat dan bertahan ya? Mungkin personalianya yang kuat-kuat kali ya, weleeeh weleeeh.


Beberapa waktu lalu, BPIP mendapat kado istimewa dari Rizieq Shihab. Wedeeww, kado jarak jauh ini namanya ya, ehmm, kadonya itu berisi kritik pedas manis kepada BPIP.

Rizieq mempermasalahkan gaji BPIP dan bahkan lebih ekstremnya BPIP dipelesetkan jadi Badan Pengkhianatan Ideologi Pancasila, ngeri banget dong kritiknya, weleeeh weleeeh.

Pak Rizieq kan sedang berada di Arab Saudi, tahu dari mana ya? Kok baru mempermasalahkan gaji BPIP sekarang, kan ramenya aja udah dulu-dulu itu? Weleeeh weleeeeh.

Apalagi Rizieq bilang kalo BPIP gak ngerti Pancasila, wedeew, masa anggota BPIP gak ngerti sih, kan kajian mereka seputaran Pancasila, hadeuuhh.

Gini deh, kadang-kadang kalau terpisahkan jarak itu kita tahunya sepotong-potong, jadi kenapa Rizieq Shihab gak pulang ke Indonesia aja sih, kan bisa ngisi Kuliah Umum tentang pemahaman Pancasila, setidaknya Rizieq bisa saling berbagi pikiran dan pandangan sama BPIP.

Kan enak kalau begini, bukan cuma jadi komentator jarak jauh, ehhhh bisa berubah jadi komentator jarak dekat.

Heleeeh, lebih enaknya sih lebih baik Rizieq Shihab tunjuk aja jadi Kepala BPIP, daripada jabatannya kosong dan cuma diisi Plt Kepala BPIP kan, weleeeh weleeeh, sepakat gak?

Kalo Rizieq jadi Kepala BPIP, masyarakat komentar apa ya? Ahaaaayyyy jebrettt, hadeuuh itu sih komentator sepakbola, weleeeh weleeeh. (Z19)