Rakyat Dilarang Lewat Tol?

makantuhjalantol
Jokowi. (Foto: Istimewa)
2 minute read

“Kita seolah-olah merayakan demokrasi, tetapi memotong lidah orang-orang yang berani menyatakan pendapat mereka yang merugikan pemerintah.” ~Soe Hok Gie


PinterPolitik.com

Pemimpin dipilih oleh rakyat di negeri-negeri penjunjung demokrasi. Seperti di negeri ibu pertiwi ini. Mereka dipilih bukan untuk berkuasa, apalagi untuk memperkaya diri. Melainkan untuk melapangkan dadanya agar dapat bekerja ikhlas untuk rayat yang super bawel dan banyak mau.

Jadi bagaimana, bukankah pemimpin di negeri demokrasi sama halnya dengan pelayan? Ya, pelayan yang digaji dari uang rakyat.

Tapi kayaknya Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi nggak tahu menahu soal konsep di atas. Kalau iya, doi nggak akan melarang rakyat memakai jalan tol hanya karena tidak memilih petahana di Pilpres 2019, dong?

Fyi, doi ini ngomongnya sambil cengengesan, tapi kok aku tetap kesel ya dengernya? Lah, emang jalan tolnya punya siapa?


Presiden bukan pemilik negara, dia hanya pelayan yang punya jabatan tinggi... Click To Tweet

Apakah Jokowi mengeluarkan kocek pribadinya sendiri untuk membangun jalan tol? Lahan yang dipakai untuk buat jalan tolnya punya nenek moyang dia? Mohon maaf nih, kemarin beli sabun pencuci piring seharga Rp2 miliar aja pakai uang patungan kampanye. Hanya mengingatkan…

Jalan tol itu punya negara, siapapun yang bangun. Jadi, mau yang dukung Jokowi, kek, Prabowo, kek, atau capres fiktif Nurhadi sekalipun, boleh pakai jalan tol. Kan orang-orang itu bayar pajak. Itu baru benar. Kalau bisa dilarang-larang seenak penguasa, ngapain rakyat didorong-dorong bayar pajak? Btw, Pak Hendrar ini lupa ya selama ini gaji dia dari mana? Ckckck.

Lagian sebagian dana untuk bangun infrastruktur juga dari utang, keless. Coba dicek di masa pemerintahan Pakde Jokowi berapa utang yang nambah? 1.600 triliun loh. Siapa yang bakal bayar? Jokowi pribadi? Rakyat yang nanggung keles. Terus kenapa doi membuat pernyataan seolah-solah infrastruktur yang dibangun di era Jokowi punya Jokowi dan hanya boleh dipakai oleh pendukung Jokowi?

Baca juga :
Bank Dunia Coba “Atur” Jokowi?

Hmmm, eike jadi resah, nanti kalau misalnya Pakde kalah Pilpres tahun ini, (cuma misalnya, cebong nggak usah baper), apakah jalan tol yang udah dibangun mau digulung lagi? Eeettt dahh, emang karpet? (E36)

Facebook Comments