Raja Prabowo dan Patih Sandiaga?

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. (Foto: Kompas)
2 minute read

“Agar perut rakyat terisi, kedaulatan rakyat perlu ditegakkan. Rakyat hampir selalu lapar bukan karena panen buruk atau alam miskin, melainkan karena rakyat tidak berdaya.” ~Mohammad Hatta


PinterPolitik.com

Setelah turun dari kursi wakil gubernur DKI Jakarta, Bang Sandiaga Uno tentu punya jadwal lebih banyak untuk bertamasya keliling-keliling kampung. Ketemu emak-emak untuk kemudian berbincang-bincang. Aihh, asiknya…

Dari tiap perbincangan, ternyata Sandi kerap melapor kepada Prabowo Subianto, untuk kemudian membicarakan solusinya.

Ehh, kok jadi terbayang film-film kolosal, Prabowo jadi raja, sedangkan Sandi jadi patihnya. Patih ganteng. Uwuwuwuw

Kali ini Sandiaga curhat soal sejumlah permasalahan ekonomi di masyarakat saat berkunjung ke Malang dan Bandung beberapa waktu lalu.

Emmm, ngomong-ngomong Bang Sandi blusukan ke kampung-kampung Jakarta juga nggak nih? Nggak takut ditagih program rumah DP 0 persen kan? Ups!

Sandi mendapatkan keluhan dari kurangnya ketersediaan lapangan pekerjaan. Banyak masyarakat menengah ke bawah yang sulit mendapatkan pekerjaan sehingga hidup menganggur.

Setiap kampanye bahasnya selalu isu pengangguran. Terus solusinya apa??? Click To Tweet

Menurut Sandi, masalah ekonomi ini harus segera ditindaklanjuti. Sebab banyak masyarakat level menengah ke bawah sudah tak lagi percaya pada ketersediaan lapangan pekerjaan. Masyarakat sudah masuk ke level pesimistis.

Ihh wow, kalau gitu apa yang harus dilakukan dong Bang?

Menindaklanjuti masalah ini, Sandi mengatakan, Prabowo akan menugaskan tim ahli ekonomi dan Kwik Kian Gie untuk mencarikan solusi.

Sandi memastikan solusi masalah ketenagakerjaan akan segera disampaikan kembali oleh Prabowo secepatnya. Dia juga siap menerima masukan dari semua pihak untuk mengatasi masalah ini.

Nah, nanti kalau udah dapet solusinya, jangan lupa dibisikin ke pemerintah ya. Biar lebih bermanfaat gitu. Lagian, temuan seperti itu kalau cuma dijadikan sebagai bahan menjatuhkan kubu lawan bukannya jadi mubazir? Sekali-sekali kritik pake solusi kan keren, ya nggak?

Negeri kita itu kaya sekali akan sumber daya manusia. Saking banyaknya, sampe ada beberapa yang nggak terpakai. Dalam artian lapangan pekerjaannya kurang.

Hal tersebut tentu selalu menjadi masalah yang ditemui para calon pemimpin saat hendak berkampanye. Tapi kemudian dilupakan ketika sudah menjabat. Ehh, entah dilupakan atau terlupa nggak paham juga. Coba ditanya dulu sama yang sudah pernah jadi presiden. Hihihi. (E36)