PSI Setara PKI?

PSI Setara PKI?
(Foto TEROPONGSENAYAN.com)
2 minute read

Jika manusia masih tetap jahat dengan adanya agama, bagaimana lagi jika tiada agama?” ~Benjamin Franklin


PinterPolitik.com

Wow, wow, wow, ada heboh-heboh apa nih soal aturan syariah? Eiii, ternyata ada partai ‘anak milenials’ yang katanya hendak menolak peraturan daerah berlandaskan agama ya? Weleh, weleh, pantes aja heboh. Ngomonginnya agama. Beuhhh…

Jadi gini ceritanya gaes. Awal mula kehebonan ini berasal dari pidato Ketua Umum Grace Natalie yang berjanji tidak akan menyetujui baik perda syariah atau perda injil jika PSI masuk ke dalam parlemen. Waduhh, sangat kontroversial sekali ya? Nah, perkataan inilah yang akhirnya menjadi bahan gorengan baru para lawan politiknya.

Berbondong-bondong para politisi melantarkan kritikan. PKS sebagai partai yang sangat mengedepankan ke-akhi-an dan ke-ukhti-an para kadernya tentu nggak mau kelewatan berpendapat dong. Mantap!

Direktur Pencapresan PKS Suhud Alynudin mengatakan Indonesia merupakan negara yang dihuni penduduk beragama. Fakta itu pun termuat dalam sila pertama Pancasila berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa. Dan menurutnya, semangat menolak agama itu bertentangan dengan Pancasila. Ia pun menyebut hanya PKI yang menolak agama. Hmm, gimana menurut kalian?

Kalau menurut aku sih, pernyataan Pak Suhud ada benernya tapi ada yang nganu juga. Bagaimanapun agama merupakan bagian dari dasar negara kita yang utama. Sila pertama loh bro. Terus gimana kalau bikin aturan berdasar agama dilarang? Yaa, tapi kalo dibilang yang menolak aturan agama itu PKI, rada lebay sih ya. Hellooo, kenapa apa-apa harus PKI? Zzzz…

Menurut Suhud, perda merupakan wujud aspirasi rakyat di daerah. Setiap perda, lanjutnya, harus dihormati.

Grace Natalie sendiri mengatakan, penolakannya terhadap perda agama itu bermaksud untuk mencegah lahirnya ketidakadilan, diskriminasi, dan seluruh tindakan intoleransi di negeri ini. Hmm, niatnya terpuji juga ya gaes?

Berbeda dengan politisi PKS, Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief mengatakan sikap politik PSI mencerminkan partai tersebut dibentuk untuk memberi ruang paham islamofobia.

Kenapa islamofobia? Emang yang disebut cuma hukum syariah Islam aja? Kan ada hukum injil juga yang mereka tolak. Kalau nyebutnya ‘agamapobia’ mungkin lebih cocok. Tapi apa iya bisa sampai semenyeramkan itu?

Kayaknya niatnya Grace dan kawan-kawan itu baik. Kita liat aja, apakah ini beneran apa pencitraan. Itupun kalau PSI lolos ke DPR. Eh…(E36)