PSI, Genderuwo dan Sontoloyo

PSI, Genderuwo dan Sontoloyo
Foto : Istimewa
2 minute read

“Pemuda harus berjuang untuk siapa? Siapa yang layak kita perjuangkan? Presiden, sistem negara, kebijakan publik, atau mempertjuangkan perut kawan yang lapar?”


PinterPolitik.com

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie menyindir soal ungkapan yang disampaikan Jokowi terkait “politisi genderuwo” dan “politisi sontoloyo” yang belakangan ramai mewarnai politik negeri haha hihi ini.

Menurut Grace, politisi genderuwo ini bisasanya satu geng dengan politisi sontoloyo. Geng politisi genderuwo dan sontoloyo merupakan politisi yang dalam gerakannya selalu menggunakan isu suku, ras, dan agama, juga kabar bohong. Woo keras! Menurut kalian ini untuk siapa? Untuk oposisi lah, siapa lagi. Masa untuk Jokowi dan koalisinya sendiri. Wkwkwk.

Grace menegaskan, cara-cara berpolitik yang tidak baik itu akan sangat terlarang dan tidak akan pernah dipakai oleh PSI dalam perjalanan menuju Pemilu 2019. Politik PSI adalah politik yang menyebar kebahagiaan, politik kreatif dan politik kegembiraan.

Anjay gurinjay, PSI mau gunakan politik kreatif dan politik kegembiraan gengs. Mungkin contohnya gini:

“Hore! Dolar sudah Rp. 15.000 ribu. Hore! Jokowi semakin banyak impor beras dan bahan pangan lainnya! Hore pasar tradisional semakin sepi karena pasar modern sudah merajalela! Hore semakin lama negeri ini semakin tidak berdaulat saja!” Mungkin gitu kali ya politik kegembiraan PSI, gimana menurut kalian gengs?

Di luar itu semua gengs, saat Jokowi menghadiri peringatan HUT ke-4 PSI di Indonesian Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, ia kembali mengeluarkan ungkapan yang tidak kalah menarik nih. Click To Tweet

Jokowi menyebut PSI sebagai partai muda yang mampu menciptakan inovasi dan lompatan-lompatan yang luar biasa. Ia mengatakan, yang diperlukan untuk membuat seseorang atau sebuah partai politik punya lompatan besar adalah diferensiasi atau pembeda.

Jokowi mengaku, sejak dirinya memasuki gedung hingga naik ke panggung, ada aura yang berbeda yang dihadirkan PSI. Menurut Jokowi ada aura dan semangat anak-anak muda untuk menjadi juara. Asli, bisa aja pak boss.

Ditambah lagi nih, Jokowi bilang PSI sekarang sedang menjadi unicorn dalam dunia politik Indonesia. Untuk menjadi unicorn, dibutuhkan peran muda di dalamnya. PSI sudah menunjukkan hal itu. Weleh-weleh.

Gimana gengs menurut kalian? Yakin Indonesia bisa menjadi unicorn alias negara maju dengan pertumbuhan ekomoni yang pesat? Kalau menurut eyke sih bisa aja, asal jangan kayak yang udah-udah aja. Dikit-dikit melakukan politik transaksional, dikit-dikit korupsi, dikit-dikit ingkar janji, dikit-dikit sogok-menyogok dan lain sebagainya. Tul apa betul? (G35)