Prabowo Yakin Tanpa Kepala Daerah?

Prabowo Yakin Tanpa Kelapa Daerah
Prabowo Subianto. (Foto: Kricom)
2 minute read

“Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah.” ~Mario Teguh


PinterPolitik.com

Pasangan calon Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno telah memantapkan nama koalisinya dengan Koalisi Indonesia Adil Makmur. Bagus ya? Kayak lirik-lirik lagu wajib nasional gitu. Hehehe.

Oh iya, meskipun telah memilih nama koalisi, namun kubu Prabowo-Sandiaga belum bisa mengumumkan susunan timsesnya. Alasannya? Ya, karena memang belum sempurna. Kepastiannya akan diumumkan pada tanggal 20 September mendatang. Jadi, sabar ya gaes…

Yang jelas, koalisi Adil Makmur akan diketuai oleh Djoko Santoso. Tim pemenangan Prabowo-Sandiaga juga dikabarkan gemuk, yakni beranggotakan ratusan orang. Mantaplah ya… Semoga perolehan suaranya juga gemuk. Hihihi.

Dari ratusan orang yang tergabung dalam tim pemenangan, kubu Prabowo-Sandi memastikan kalau tidak akan ada satu pun nama kepala daerah di dalamnya.

Sebagai rakyat, rela nggak kepala daerahnya masuk tim kampanye calon presiden? Click To Tweet

Uluh-uluh, komitmen banget nih kayaknya. Tapi emang siapa aja sih kepala daerah yang mendukung Prabowo-Sandi? Kok ya jarang terdengar? Beda sama pendukung sebelah yang terang-terangan berkoar-koar? Tapi beneran ada kan? Wkwkwkwk.

Ya pasti ada dong. Cuma nggak tahu deh kenapa sepi-sepi aja. Antara kepala daerahnya kurang eksis atau emang media yang males ngeliput. Atau emang dukungannya nggak sebanyak kubu sebelah ya? Uwuwuwuw, tapi tak merasa terintimidasi kan? Jangan dong ah…

Tapi emang beneran nggak mau memanfaatkan kekuatan para kepala daerah nih? Kubu petahana saja bagi-bagi tugas untuk menjadikan kepala daerah sebagai pengarah teritorial. Lumayan kan tuh buat menarik suara? Lagian ada aturan yang membolehkan kok.

Terus kenapa sih, kok menggembar-gemborkan banget agar kepala daerah tidak ikut kampanye? Berharap kubu sebelah terpancing dan mencoret nama-nama kepala daerahnya agar nggak ikut kampanye juga ya? Atau ini taktik pembelaan diri, supaya kesannya kubu sebelah nggak peduli dengan kepentingan rakyat karena memanfaatkan kepala daerah? Ehhh…

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, koalisinya meminta seluruh kepala daerah memimpin daerah masing-masing. Ia pun mengatakan struktur tim pemenangan ini akan terus digodok sampai batas pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum pada 20 September mendatang. Visi-misi Prabowo-Sandiaga juga masih perlu disempurnakan.

Wah, nggak sekalian menyempurnakan kesiapan mental nih? Soalnya tahun ini kan sudah ke-4 kalinya. Uwuwuwuw, semangat ya… (E36)