Prabowo ‘Ogah’ Menang Pilpres

Prabowo 'Ogah' Menang Pilpres
Prabowo Subianto. (Istimewa)
2 minute read

“Tulisan lengkapnya (seharusnya) ‘Bergeraklah Merebut Kemenangan’. Kami minta maaf, spanduk di acara Bojonegoro salah cetak. Sekarang apapun bisa digoreng.” ~ Hendro Subianto, politikus Partai Gerindra


PinterPolitik.com

Prabowo Subianto sedang rajin – rajinnya keluyuran melakukan safari politik ke berbagai daerah.

Selain ikut terlibat dalam kampanye Pilkada Serentak 2018, Prabowo juga pasti menyelipkan ambisinya untuk kembali maju di Pilpres 2019.

Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui ya, uhuuuyy. Emang Prabowo masih mau ya mencalonkan lagi sebagai Presiden? Uppsss.

Husss husss, apabila rakyat menghendaki dan memberikan mandat, kata Prabowo sih ia siap. Baru katanya loh, belum tentu juga sih gimana nantinya, ehmmm, weleeeh weleeeh.

Kalau Prabowo kembali maju jadi calon Presiden pasti banyak hal yang jadi sorotan, apalagi dalam beberapa waktu terakhir Prabowo meneriakkan narasi yang menggemparkan.

Sebutlah narasi Prabowo tentang Indonesia Bubar 2030, ehmmm, walaupun sempat ada yang membela Prabowo, tapi isu itu digoreng habis Bos, dikuliti habis. Alhasil, jadinya blunder deh ah.

Nah loh, apalagi isu tentang kritik Prabowo yang ditujukan kepada para elite yang menjadi garong kekayaan negara. Sejagat raya heboh, bukan terpengaruh dengan perkataan Prabowo, tapi ramai mempertanyakan siapakah elite yang dimaksud? Penguasa atau siapa sih?

Weleeeh weleeeh, oposisi kok membangun narasinya malah bikin blunder sih, hadeuuuhh, gimana mau melakukan manajemen wacana publik, kalau mengkritik aja masih ga jelas alamatnya kemana, hmmm.

Makanya, mau tak mau kini sosok Prabowo sudah pasti jadi sorotan banyak orang, ehmm. Mau mencalonkan diri lagi jadi Presiden di 2019, isunya malah digoreng, bisa menang emang? Atau mau jadi tokoh yang hattrick tumbang dalam panggung politik? Wedeew.

Hadeuuhh, mengkritik aja digoreng habis apalagi melakukan kesalahan ya, weleeeh weleeeh. Hal itu ternyata terbukti saat muncul spanduk yang salah dalam kegiatan yang dihadiri Prabowo di Bojonegoro.

Baca juga :  Gagal Merayu, Karma Bagi Gerindra?

Spanduk itu seharusnya bertuliskan ‘Bergeraklah Merebut Kemenangan’, tapi karena ada kesalahan jadi tulisannya berbunyi ‘Bergeraklah Merebut Kenangan’. Kesalahannya sih sedikit, tapi digoreng habis isunya.

Ada yang bilang pencalonan dan harapan Prabowo menjadi Presiden itu hanyalah sebuah kenangan, kalimatnya halus sih tapi dalam, kena banget, uhuuukk uhuuukk.

Tapi jangan sedih gitu dong, nanti pembuat spanduknya jadi kebakaran jenggot gitu. Siapa tahu memang kesalahan pengetikan aja.

Makanya kalau kata Konfusius, bila melakukan kesalahan jangan takut untuk memperbaikinya. Nah, Prabowo mau memperbaiki spanduknya atau mau memperbaiki nasibnya?

Mau menang jadi Presiden atau mau jadi orang yang punya kenangan pernah jadi calon Presiden, weleeeh weleeeh. (Z19)

Share On

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here