Prabowo Hobi Minta Maaf?

prabowo subianto
Prabowo Subianto. (Foto: Tirto)
2 minute read

“Takan mulia kau menunggu permintaan maaf. Takan hina kau meminta maaf terlebih dahulu.” ~Fiersa Besari


PinterPolitik.com

Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto telah mengucapkan permintaan maaf yang sebesar-besarnya terkait guyonannya tentang ‘tampang Boyolali’ yang konon membuat masyarakat tersinggung.

Disamping permintaan maafnya, tentu Prabowo juga menjelaskan, perihal guyonannya yang ternyata malah menyakiti heboh dan membuah rakyat gempar. Pasti kecewa banget ya Pak, niat ingin dinilai menyenangkan, malah disangka tukang menghina. Uwuwuwuw…

Ngomong-ngomong, Pak Prabowo kalau bercanda itu pakai skrip atau spontanitas aja sih? Wah, kalau spontanitas mah bahaya. Apalagi bagi Bapak yang merupakan seorang pemimpin. Lidah kepleset sedikit aja bisa jadi bumerang.

Coba lain kali Bapak buat skrip bercandaan macam para stand-up comedian gitu. Kekinian banget kan? Dipikirin set up-nya mau gimana, punch line-nya seperti apa. Eh kok, jangan bahas teknik stand up comedy ya?

Lagian, kalau terus-terusan salah ngomong kan juga nggak baik. Atau mungkin Bapak mau belajar langsung dari Tretan Muslim dan Coki Pardede? Hiya, hiya, hiya.

Minta maaf memang sikap terpuji. Tapi nggak perlu dijadikan hobi juga kan? Click To Tweet

Mendengar kabar salah omong Prabowo, kubu petahana berbondong-bondong menggoreng isu tersebut. Tapi ada satu komentar yang menurutku perlu jadi bahan renungan untuk Prabowo.

Pesan itu terucap dari Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Erick Thohir. Konon sih, doi nggak ingin mempersepsikan macam-macam soal  permintaan maaf Prabowo. Menurutnya hanya Tuhan yang bisa menilai apakah permintaan maaf itu tulus atau nggak.

Azikk, adem ya. Baru pulang umroh, Bang Erick jadi makin bijaksana dan religius aja nih. Edededeh, becanda…

Erick menilai, sebagai pemimpin, Prabowo memang dirasa wajar dan lumrah menyampaikan maaf. Siapa tahu kan memang tidak ada unsur kesengajaan. Tapi ada hal yang patut dipertanyakan, kok bisa-bisanya Prabowo berkali-kali menyampaikan permintaan maaf? Kalau kata Erick, yang kayak demikian itu bahaya.

Hmmm, benar juga. Barangkali dari pihak Prabowo harus lebih teliti lagi soal isi pidato Pak Prabowo. Masa seorang calon pemimpin harus terus-terusan minta maaf karena salah melucu. Hadeeehh..

Ya, minta maaf memang sikap terpuji. Tapi nggak perlu dijadikan hobi juga kan? Hehehehe. (E36)