Prabowo-GNPF Rindu Banget Rizieq

Prabowo-GNPF Rindu Banget Rizieq
Foto : Istimewa
2 minute read

“Aku mencintaimu lebih dari kata-kata yang dapat menguasai masalah, lebih mahal dari penglihatan, ruang dan kebebasan.” ~ William Shakespeare


PinterPolitik.com

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid bilang penandatanganan Pakta Integritas antara Prabowo Subianto dengan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) dinilai wajar-wajar saja kok.

Soalnya kontrak politik semacam Pakta Integritas pun juga dilakukan di kubu pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Dia mengakui selama ini GNPF selalu mengindentifikasi bahwa mereka adalah kelompok ulama. Hanya saja, GNPF dalam hal Pakta Integritas dengan Prabowo tentu tidak boleh kemudian mengatasnamakan seluruh ulama di Indonesia. Weleh-weleh.

Tahun politik kayak gini banyak banget ya yang mulai caper alias cari perhatian. Bukan hanya capres dan cawapres aja yang caper ke rakyatnya, sebagian rakyat dan kelompok rakyat juga mulai caper nyari pengakuan dukungan kepada calonnya tuh gengs. Menurut kalian kenapa nih hal ini selalu jadi budaya selama lima tahun? Click To TweetWkwkwk.

Apa mungkin semua karena kekuasaan dan haus dunia semata? Husst, jangan dilanjutin deh, ngeri! Soalnya lawannya ormas militan dan ulama. Emangnya kalian mau dituduh jadi barisan PKI atau barisan radikal yang Islamophobia? Wkwkwk.

Intinya Hidayat bilang, enggak apa-apa dong kalau Ijtima II mengatasnamakan ulama, yang penting kan mereka tidak mengatasnamakan pewakilan ulama seluruh Indonesia. Yoi enggak coy? Awas gengs, jangan samapi bilang enggak ya. Emang mau dibilang kafir? Zzzz..

Oh iya gengs, terkait pakta tersebut Hidayat juga bilang bahwa wajar saja kalau GNPF mengungkapkan keinginannya pada Prabowo. Menjamin keamanan Rizieq? Doi kan enggak punya kesalahan apa pun di negeri ini, begitu kata Mardani. Wkwkwk, iyain aja gengs, malas komentar. Kalian aja deh yang komentar gengs. Wehehehehe.

Pokoknya mah Hidayat kekeh lah bilang Rizieq masih warga negara Indonesia, tidak dicabut paspornya, tidak dicabut kewarganegaraannya, tidak dihukum oleh lembaga apa pun. Jadi kalau pun nanti Prabowo menang dan menerima Rizieq pulang di Indonesia sebagai warga negara Indonesia, bebas aja dong? Namanya juga presiden, betul apa betul? Wkwkwk.(G35)