PKS Mulai Rayu DPRD DKI

PKS Mulai Rayu DPRD DKI
Ahmad Syaikhu dan Anies Baswedan. (Foto: Moeslim Choice)
2 minute read

“Sesungguhnya aku mampu menaklukkan segala sesuatu di dunia ini, kecuali rayuan manis.” ~ Oscar Wilde


PinterPolitik.com

Gubernur Anies Baswedan nampaknya bisa sedikit lega. Pasalnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akhirnya telah menetapkan Ahmad Syaikhu sebagai calon kuat untuk menggantikan posisi Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Hingga saat ini, nama Syaikhu sedang dibahas oleh pimpinan DPW PKS DKI agar mendapatkan persetujuan untuk kemudian diajukan ke DPRD DKI. Ahh, akhirnya.

Ehh, tapi katanya, usulan nama tersebut baru akan dibahas setelah ada keputusan presiden soal pemberhentian Sandiaga Uno.

Wah, kalau begitu berarti Pak Anies harus sedikit lebih sabar dong. Soalnya Pak Presidennya lagi sibuk Asian Games. Bisa jadi sekarang juga lagi sibuk syuting buat acara penutupan ajang olahraga se-Asia tersebut. Sabar yaw.

Ahmad Syaikhu adalah kader PKS yang kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bekasi mendampingi Rahmat Effendi. Waktu itu dia juga pernah menjadi calon Wakil Gubernur Jawa Barat dalam Pilkada 2018, namun sayang hanya dapat duduk di peringkat dua. Lalu, seberapa mumpunikah Syaikhu sehingga layak mendampingi Anies menata ibu kota? Jeng…jeng…jeng!!!

Menurut Direktur Pencapresan PKS, Suhud Aliyudin, Syaikhu sangat berpengalaman dalam bidang administrasi. Doi merupakan lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) dan pernah bekerja menjadi auditor di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di tingkat daerah hingga pusat. Selain itu, Syaikhu juga pernah menjadi anggota DPRD Kota Bekasi dan DPRD Jawa Barat.

Nah, untuk memuluskan langkah pergantian kursi Wagub DKI, PKS sedang berusaha melobi fraksi-fraksi yang ada di DPRD DKI agar proses naiknya Syaikhu mendapat dukungan penuh dari seluruh partai politik dan tidak tersandung kendala berarti.

Bagaimana pun, PKS akan menyerahkan proses pergantian sesuai mekanisme yang berlaku menurut Undang-Undang, yakni, calon pengganti diusulkan oleh partai politik pengusung dan kemudian dipilih melalui sidang paripurna DPRD DKI.

Okelah kalau begitu, semoga sukses lobi-melobinya. Jangan lupa rakyat juga perlu di lobi biar jadi jatuh hati. Walaupun Anies suka, DPRD dan presiden setuju, tapi kalau hati rakyat nggak berpihak kan kurang ASYIK. Wkwkwkwk. (E36)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here