PKS Ingin Manjakan Rakyat?

penghapusan pajak motor
Mardani Ali Sera. (Foto: NETRALNEWS.COM)
2 minute read

“Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam. Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang.” ~Ahmad Fuadi


PinterPolitik.com

Penghapusan pajak motor yang dicetuskan oleh Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mendapatkan sambutan yang meriah. Uuuhh, bukan lagi, segala bentuk sambutan diterima, dari yang mendukung, meledek, sampai yang mempertanyakan.

Ya, bahkan nggak sedikit pemilik sepeda motor yang menertawakan ide tersebut. Hmm, apakah penghapusan pajak motor adalah ide yang tak masuk akal?

Mardani menegaskan ide tersebut mungkin saja dilakukan pemerintah. Doi kemudian membandingkan antara pengeluaran dan pendapatan pemerintah dalam mengatur kendaraan bermotor di negeri ini.

Doi menjelaskan bahwa pemerintah hanya perlu memberikan subsidi untuk menutup biaya pajak motor sebesar Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu per kendaraan setiap tahunnya. Sedangkan rakyat terus-terusan merasakan tol naik, sembako naik, listrik naik, PBB naik, BBM naik, dan harga-harga lainnya. Itung-itung meringankan beban rakyatlah.

Uwuwuwuw, jadi Pak Mardani ceritanya kasihan nih sama rakyat? Makasih loh. Tapi sebenarnya Pak Mardani bisa bedain nggak, mana kebijakan yang membantu rakyat, mana kebijakan yang memanjakan rakyat dan menghancurkan negara?

PKS buat kebijakan karena pro rakyat atau hanya untuk dipilih rakyat? Click To Tweet

Bayangkan berapa pemerintah harus kehilangan pendapatan setiap tahunnya jika pajak motor dihapuskan? Padahal pendapatan tersebut sangat diperlukan untuk pembangunan. Belum lagi kalau nanti rakyatnya keenakan dimanja-manja dan terus-terusan beli motor baru karena merasa dimudahkan?

Lagi pula, kalau jumlah motor meningkat, kebutuhan BBM bersubsidi bisa jadi makin meningkat. Sementara Bapak tahu sendiri kan rakyat nggak suka kenaikan BBM. Berarti makin bengkak juga dong pengeluaran pemerintah untuk memanjakan rakyat? Hehehe.

Iya kami tahu pemerintah sekarang lagi galak-galaknya soal pajak. Tapi menurutku, itu karena masyarakatnya juga yang belum sadar akan kewajiban membayar pajak. Padahal kalau jalanan rusak ikut ngomel, fasilitas umum nggak lengkap nyalahin pemerintah, tapi bayar pajak ogah.

Aduhh, gimana kalau nanti pajak motor dihapus, beuhh, makin kesenengan dong? Terus gimana Indonesia bisa maju? Bangkrut iya. Ujung-ujungnya ngutang. Padahal pada hobi banget kritik pemerintah soal utang. Ededehhh

Ketimbang penghapusan pajak motor, bukankah akan lebih baik kalau PKS mengajukan kebijakan yang dapat meningkatkan kepedulian masyarakat kepada negara, menciptakan masyarakat yang tangguh. Bukan yang manja dan tukang nuntut. Hehehe, itu sih kalau PKS berani. Tapi kalau mau bikin kebijakan sekadar biar dipilih rakyat dan masuk parlemen aja, ya, silakan. Wkwkwk. (E36)