Kader PKS Kabur Massal

PKS Bali
Partai PKS Bali. (Foto: Salafy News)
2 minute read

“Hampa itu seperti langkah tak berjejak, senja tapi tak jingga, cinta tapi tak dianggap.” ~Raditya Dika


PinterPolitik.com

Ada kabar mengejutkan dari PKS nih gaes. Tahu nggak? Itu loh, mendadak jajaran pengurus DPW PKS Bali mengundurkan diri secara massal.  Aih, aih, ngeri kali yaaa.

Pas ditelusuri, ternyata masalah awalnya karena sikap DPP PKS yang dinilai merestrukturisasi kepengurusan tanpa melakukan musyawarah terlebih dahulu. Nggak ada angin, nggak ada ujan, tiba-tiba ada penggantian pengurus DPW Bali.

Tapi masa sih? Nggak mungkin dong ada akibat tanpa sebab?

Beberapa waktu lalu sempat terdengar kabar kalau DPW Bali mendukung nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Siapa yang bilang begitu? Ya, pengurus DPW Bali yang baru dilantik kemarin. Jadi masalahnya perebutan kekuasaan gitu kali ya? Eaaakkk..


Mantan Ketua DPW PKS Mudjiono mengatakan kalau penggantian pengurus itu aneh. Padahal selama ini menurutnya, pengurus sudah menjalankan amanat kepengurusan dengan baik.

Memang DPW PKS belum mengumumkan pilihan politiknya untuk mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno karena masih bingung. Namun, hal tersebut dikatakan Madjiono, karena belum ada arahan dari DPP PKS.

Kader PKS Bali berbondong-bondong mengundurkan diri. Ada apa dengan PKS? Click To Tweet

Menurutnya, dalam organisasi harusnya ada intruksi secara resmi untuk melakukan suatu tindakan, termasuk dalam mengumumkan pilihan politik. Jadi kalau DPW PKS masih diam saat itu bukan karena mendukung pasangan lain, melainkan karena belum diperintah.

Yah Pak, pengumuman restrukurisasi aja lewat pesan singkat. Mungkin PKS emang sudah nggak main surat-suratan kali, biar lebih milenial gitu. Hehehe.

Kalau dilihat dari ceritanya, sebenarnya masalahnya karena ada kesalahan komunikasi ya. Harusnya bisa dibicarakan dulu sebelum mengambil keputusan untuk mengganti kepengurusan.

Ish, ish, ish, makin hari PKS makin galak aja nih. Padahal kan kader juga bisa ngambek dan belum tentu mau seenaknya dihukum. Kalau mendadak para kader berbondong-bondong kabur begini kan jadi nggak asik. Nggak apa-apa tuh? Bentar lagi pemilu loh.

Direktur Pencapresan PKS Suhud Alynudin menilai pengunduran diri kader di DPW Bali tak akan mempengaruhi soliditas partai untuk pemilu 2019.

Ya, mungkin tetap solid, cuma kalau makin sepi gimana yaaa? Medan perang politik Indonesia keras tahu. Dudududu…  (E36)