Pilkada Jabar Mendadak Dukun

Pikada Jabar Mendadak Dukun
Foto : Istimewa
2 minute read

“Jelas ini tujuannya menjatuhkan kandidat kami. Kami semua orang beragama, hanya memohon kepada Allah SWT. Jadi, ini jelas kampanye hitam.” ~ Sekretaris Tim Pemenangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi, MQ Iswara.


PinterPolitik.com

Tersanjung, menyanjung, ditikam dan menikam menjadi hal yang lumrah di saat masa kontestasi politik seperti yang terjadi saat ini. Segala cara seakan halal dilakukan mesin-mesin politik untuk mendapat simpati dan meraup suara dominan demi menduduki takhta kekuasaan untuk lima tahun ke depan.

Baru-baru ini kembali terjadi gesekan yang menggelikan di Pilkada Jawa Barat. Setelah diramaikan dengan sindiran “Ganti Presiden 2019 kalau kami terpilih” pada debat calon gubernur, sekarang muncul isu dukun palsu yang dibayar Rp200 ribu untuk berpura-pura menjadi dukun yang mengatasnamakan pendukung Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

Tapi gengs, hal yang menarik simpati kita itu adalah pemeran dukun palsu adalah si kakek tua yang berusia 75 tahun! Wooh teganya para fanatik ini mengkambinghitamkan si kakek yang sudah berusia setengah abad lebih.

Kalau dipikir-pikir mungkin biar lebih terlihat nyata kali ya memilih kakek untuk jadi pemeran dukun gadungan, hehehe luar binasa.


Terjadinya kampanye hitam yang menimpa pasangan Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi, membuat geram Tim Pemenangan keduanya. Mereka memandang kejadian tersebut sebagai masalah serius dan secara resmi, tim telah melaporkan kampanye hitam ini kepada Bawaslu Jawa Barat. Hayoo, hati-hati buat para fanatik dangkal, siap-siap tercyduk hehe.

Tapi penasaran ya gengs, sebenernya Tim pendukung mana sih yang tega ngelakuin kampanye hitam ini? Buat yang tau boleh dong kasih tau kita, hehe.

Pokoknya serem deh sist, walaupun ga seseram Pilkada DKI Jakarta sih sist. Tapi tetep saran sist di tahun politik ini. Kita tetap harus jeli memilih dan paling terpenting jangan mudah terprovokasi ya.

Bantu sebarkan ungkapan politisi dan Gubernur Texas, Ann Richards ini ke temen-temen yang fanatik nih sist. Ia pernah bilang: “Saya selalu mengatakan bahwa dalam politik, musuh-musuhmu tak dapat menyakiti kamu, tapi teman-temanmu akan membunuhmu.” (G11)