Pembeli Pertama Mobil Esemka

mobil esemka
Mobil Esemka. (Foto: Beritagar)
2 minute read

“Optimismelah yang menjadi musuh pembeli yang rasional.” ~Warren Buffet


PinterPolitik.com

Belum ada kabar kejelasan, tak disangka mobil Esemka sudah memiliki calon pembeli pertama, loh. Pertanda baik kah? Kira-kira siapakah sosok yang sangat bersemangat untuk menjadi pembeli pertama tersebut? Eng, ing, eng…. Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno!!! Bukan main…

Ehh, tapi ini beneran niat dari dalam hati, atau cuma mau ngejek karena mobil Esemka nggak kunjung terwujud nih? Uwuwuw…

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta tersebut konon mengaku sangat bangga saat dikabarkan Indonesia bakal memproduksi mobil nasional seperti Esemka. Saking semangatnya, doi berharap karya anak bangsa ini harus dijadikan prioritas.

Betul! Betul! Kok sama banget sama aku sih Bang? Apa jangan-jangan kita jodoh? Eaaaa…

Tapi beneran deh, kemunculan kabar soal mobil Esemka itu benar-benar menyita perhatian aku banget kala masih belia itu. Secara awal mula mobil Esemka kan hanya sebuah produksi anak-anak SMK di Solo. Keren banget nggak sih, anak SMK yang biasanya dipandang sebelah mata tapi punya karya yang digadang-gadang jadi mobil nasional. Eh nggak sangka, sampai aku sudah hampir menjadi tante seperti ini, mobil tersebut tak kunjung nampak. Syedihhh aku tuh…

Mobil esemka itu nyata atau ghaib ya? Click To Tweet

Hmm, sekarang ini mobil Esemka hanya dijadikan bahan gorengan kedua belah kubu yang berkontestasi di Pilpres 2019 mendatang. Yang satu umbar janji launching-nya mobil Esemka, sedangkan kubu satunya sibuk mematahkan optimisme tersebut hingga seperti buih kata-kata yang tak berarti.

Dalam kampanye-kampanye, Sandiaga memang sering menyebutkan keinginannya mendorong penguatan produktivitas sumber-sumber ekonomi nasional. Terutama, pembangunan industri padat karya yang berorientasi ekspor. Konon hal tersebut harus dilakukan agar dapat menekan angka pengangguran dan barang impor.

Menurut Sandi, banyak industri nasional yang produknya hanya sampai pada level bahan mentah. Sementara akan lebih baik jika bahan mentah itu diolah kembali menjadi bahan jadi yang siap ekspor.

Nah, sebelumnya, janji calon wakil presiden nomor urut 01, KH Ma’ruf Amin untuk meluncurkan mobil Esemka di Oktober 2018 belum terwujud tuh, kira-kira Bang Sandi mau bantu apa? Atau mau ikutan bantu bilang ‘bim salabim jadi apa prok, prok, prok?’ Hehehe. (E36)