PDIP ‘Sikat’ Kritik Prabowo

PDIP Sikat Kritik Prabowo
Prabowo Subianto. (Foto: Inspirasi Data)
2 minute read

“Tak penting program kerja, asal rakyat kenal muka.” ~Najwa Shihab


PinterPolitik.com

Pemerintahan kita kali ini tuh punya hobi yang cukup spektakuler ya gaes, yakni membangun infrastruktur di mana-mana. Semboyannya aja bukan main, ‘Kerja, Kerja, Kerja’. Hal tersebut dilakukan, konon untuk mengurangi ketimpangan sosial. Biar merata gitu loh.

Nah, kebijakan tersebut terbukti dapat membuat rakyat, khususnya daerah timur, yang notabenenya jarang terjamah pembangunan, jadi kepincut sama Presiden Joko Widodo. Dan sekarang, pembangunan tersebut menjadi kebanggaan Jokowi. Uwuwuwuw…

Tapiiii gaes, pembangunan secara masif yang dilakukan Jokowi ternyata menuai kritik capres Prabowo Subianto. Doi melihat, pemerintahan Jokowi-JK terlalu menggembar-gemborkan pembangunan infrastruktur. Padahal hal tersebut sangat berpotensi terjadinya tindakan korupsi.

Mendengar komentar Prabowo, Ketua DPP PDIP Eva Sundari mengatakan, pembangunan infrastruktur yang dilakukan Jokowi adalah salah satu bagian dari perjalanan Indonesia menjadi negara industri.

Untuk menjadi negara industri, Eva menyebut, Indonesia harus membangun infrastruktur hingga menegakkan kedaulatan energi dengan baik. Kedua hal tersebut akan dilanjutkan apabila Jokowi kembali terpilih di Pilpres 2019.

Maksud rezim bangun ini bangun itu kan buat rakyat. Ya, kalau bisa sih biar terpilih lagi. Ehh, iya nggak sih? Hehehe Click To Tweet

Hmm, tapi moon maap nih. Pembangunan macam begitu kan butuh dana yang besar. Impor barang. Sedangkan keadaan ekonomi kita sedang terpuruk. Emang masih mau maksa?

Lagipula, beberapa pembangunan yang terkesan ‘kejar terget’ itu penuh dengan drama-drama mengerikan loh, kayak girder Tol Tol Depok-Antasari roboh, box girder LRT di Pulogadung roboh. Begitu juga tiang penyangga beton proyek Tol Becakayu ambruk.

Iya, aku tahu Pakde ingin kembali terpilih. Tapi ya alon-alon asal kelakon gitu loh. Selaww…

Eva mengklaim, pembangunan infrastruktur selama pemerintahan Jokowi-JK telah meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Capaian ini menurutnya lebih baik dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi negara-negara lain yang sedang melambat.

Dengan bangga, Eva pun menyebutkan manfaat adanya pembangunan infrastruktur. Seperti lebaran lancar, semua pemudik senang, rakyat Papua juga gembira karena aktifitas ekonomi menjadi mudah.

Ehhh, tunggu dulu. Kalau inget-inget jalur mudik kok saya jadi es mosi… Jalur mudik sih emang lancar, tapi arah sebaliknya? Wahh, itu sih neraka dunia namanya.

Apa Pakde emang suka gitu ya, mengorbankan suatu kelompok, untuk menyenangkan kelompok lain yang lebih besar? Ups, semoga nggak nganu ya. (E36)