PDIP Masih Ingin Drama?

PDIP Keberatan dengan Hasil Pileg?
PDIP tidak puas dengan hasil Pileg (foto: Rmol.id)
2 minute read

Kalau seluruh orang ini masuk parpol lalu menularkan virus kebaikan, besok republik ini akan menjadi baik”. – Ganjar Pranowo


Pinterpolitik.com

Pemilu 2019 akhirnya berakhir dengan beragam drama yang mengiringinya. Capek gak dengan drama-drama ini? Wah, kalau capek dengan drama-drama itu, harus siap-siap karena potensi drama masih mungkin muncul seiring dengan ramainya gugatan sengketa Pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Nah, pasca penghitungan suara yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), drama baru muncul cuy. Pasalnya, tidak sedikit partai politik yang menolak hasil penghitungan Pilpres, tapi mereka menerima hasil Pileg, ya meski ujung-ujungnya juga ikut menolak meski hanya sebagian. Upppsss, bukan niat menyindir salah satu pihak ya. Hehehe.

Direktur Sigma Said Salahuddin mengatakan bahwa di antara partai pengusung pasangan Jokowi-Ma’ruf, PDIP adalah partai yang paling tidak puas menerima hasil Pileg cuy. Waduh, kenapa lagi nih? Click To Tweet

Tapi juga ada loh, yang menerima hasil Pilpres tapi malah tidak puas hasil Pileg. Ini malah lebih aneh lagi kan? Hayo tebak siapa mereka?

Mereka adalah PDIP, Nasdem, Golkar, PKB, PPP, Hanura, Perindo, PBB dan beberapa partai lain. Yang mengagetkan nih, Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahuddin mengatakan bahwa di antara partai pengusung pasangan Jokowi-Ma’ruf, PDIP adalah partai yang paling keberatan dan tidak puas menerima hasil Pileg cuy.

Tidak tanggung-tanggung, PDIP melayangkan gugatan ke MK terkait hasil Pileg di 20 provinsi. Ckckckck, banyak juga ya…

Wadadaw, padahal kan mereka mendapatkan suara terbesar, terlebih juga mendapatkan kursi DPR terbanyak. Kok malah nggak puas sih? Pengennya mendapatkan suara berapa banyak lagi?

Baca juga :
Mudarat Prabowo Tak Jadi Oposisi

Memang sih, itu haknya PDIP kalau merasa ada hasil penghitungan suara Pileg yang tidak sesuai dengan berbagai data yang mereka miliki. Tapi, masa untuk Pileg mengakui adanya sengketa, tapi Pilpres enggak? Apa ini sebuah pengakuan kalau jalannya Pemilu lalu itu diwarnai kecurangan? Eh, ini nanya doang ya, hehehe.

Hadeh, nggak tau ya, sebenarnya mau mereka apa. Kalau keberatan dan menolak hasil Pileg sih harusnya sekalian menolak hasil Pilpres ya. Eh tapi kalau misalnya, MK memutuskan pelaksansaan penghitungan ulang untuk Pileg di beberapa provinsi, PDIP siap terima gak kalau misalnya MK memutuskan penghitungan untuk Pilpres? (F46)

Facebook Comments