PDIP Dukung Prabowo di 2024?

PDIP Dukung Prabowo di 2024?
Megawati dan Prabowo (Foto: The Jakarta Post)
2 minute read

“Bersatu untuk nafsu kekuasaan. Berpolitik untuk kepentingan sendiri. Berkuasa untuk meraih kenikmatan. Berkampanye untuk meraih semua itu.” – Pidi Baiq, penulis Indonesia


PinterPolitik.com

Ibaratnya pasangan yang lagi PDKT, Prabowo selalu datang ke mana pun Ibu Megawati Soekarnoputri pergi. Eaa.

Kayak pas kemarin kan Prabowo datang ke rumah Mega, sekarang Prabowo juga yang datangi Megawati ke Bali. Hehehe.

Tampaknya politik nasi goreng-nya Megawati Soekarnoputri jauh lebih mantab daripada politik nasi liwet-nya Rachmawati Soekarnoputri nih.

Ya gimana enggak manteb ya, buktinya aja sekarang Pak Prabowo sampe datang memenuhi undangannya Megawati ke Kongres V PDIP. Udah gitu Prabowo juga kirim karangan bunga untuk kesuksesan itu.

Nggak cuma itu aja loh gengs, Megawati pun ternyata menyuruh semua peserta kongres supaya nggak mengeluarkan kata-kata yang menyinggung para undangan, khususnya Prabowo.

Kalau kata Ketua Organizing Commitee Kongres V PDIP, I Wayan Koster tuh pas Prabowo datang nggak boleh ada yang bilang “taHUUUU” ke Prabowo. Mungkin kalau bilang “tempe” gapapa kali ya. Hehehe.

Nah. Malahan sebisa mungkin Prabowo harus disambut dengan tepuk tangan meriah. Wow. Mantap bangetlah Prabowo sampe dapet perlakuan khusus begitu.

Kalau melihat betapa akrabnya Mega dan Prabowo belakangan ini, kayaknya kumpul kebo alias bagi-bagi jatah sudah makin mendapatkan kepastian nih.

Udah gitu di Kongres V PDIP, Megawati pun sempat bilang kalau dia tuh capek bertempur melulu sama Prabowo.

Nah loh. Ini tuh maksudnya apa ya? Apakah ini tanda kalau PDIP dan Gerindra di Pilpres selanjutnya akan berkoalisi seperti dugaan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno?

Soalnya kata Adi Prayitno tuh, nggak menutup kemungkinan kalau PDIP dan Gerindra di tahun 2024 akan mengusung Prabowo sebagai capres dan Puan Maharani sebagai wapresnya.

Apalagi di tahun 2009 juga sempet ada perjanjian Batu Tulis loh.

Walaupun rencana itu gagal karena katanya ada pihak yang berkhianat, tapi nggak menutup kemungkinan juga lah ya kalau perjanjian Batu Tulis itu akan direvisi untuk tahun 2024 nanti. Hehehe.

Cuma kalau perjanjian itu benar-benar direvisi, ya tetap ada kemungkinan juga kalau pengkhianatan akan terjadi lagi. Upss. Jadi entah itu kubu Prabowo atau kubu Megawati harus selalu waspada juga lah ya. (R50)

► Ingin video menarik lainnya? Klik di: http://bit.ly/PinterPolitik

Baca juga :
TKN Bubar, Ruhut Nyinyir di Youtube