Nostalgia Ala Yenny-Prabowo

Nostalgia Ala Yenny-Prabowo
3 minute read

Beberapa waktu lalu, Yenny Wahid menyambangi kediaman Prabowo Subianto. Wah, ada apa dibalik pertemuan mereka?


PinterPolitik.com

“Melewatkan sore dan berbincang dengan sahabat lama, Prabowo Subianto, tentang masalah kebangsaan dan geopolitik dunia, termasuk soal Palestina.”

Bagi para tokoh politik yang namanya anjangsana atau bertamu itu, pasti karena ada sesuatu yang perlu dibicarakan. Bukan berarti para politikus itu tidak terbiasa bersilaturahmi, tapi biasanya sih memang begitu.

Jadi, ketika Yenny Wahid dikabarkan menemui Prabowo Subianto di tempat kediamannya, tentu bagi media itu sebuah berita. Ada apakah? Kira-kira apa yang ingin disampaikan putri presiden keempat Indonesia itu ke Ketua Umum Gerindra ini ya?

Usut punya usut, ternyata suami Yenny Wahid yang bernama Dhohir Farisi adalah kader Partai Gerindra. Lho, kok bisa ya? Ya bisa aja, sebab yang mencomblangi Yenny dengan suaminya, ya memang Prabowo sendiri. Wuidiiih, ternyata.

Gara-gara suaminya ini pula, Yenny emoh dipinang menjadi kader oleh Partai Demokrat setelah terdepak dari PKB. Soalnya, hati gadis lulusan Harvard University ini sudah kepincut duluan sama kader Gerindra, prikitiiw!

Nah di pertemuan itu, Yenny bersua Prabowo bukan hanya untuk nostalgia dan silaturahmi saja, tapi juga ngomongin tentang kiprah suaminya yang akan maju di Pemilihan Bupati Trenggalek, Jawa Timur di Pilkada Serentak 2018 nanti.

Baca juga :
Bangkitnya Kivlan, Jatuhnya Wiranto?

Seperti kita tahu, Emil Dardak yang menjabat sebagai Bupati Trenggalek saat ini akan maju di Pemilihan Gubernur Jawa Timur mendampingi sahabat Yenny, Khofifah Indar Parawansa. Maka dari itu, Yenny ingin posisi Emil digantikan oleh suaminya.

Betulkan, pasti pertemuan ini ada maksudnya. Entah mengapa Yenny sampai harus mengunjungi Prabowo, apakah agar mantan Pangkostrad tersebut memberikan restu pada suaminya? Wah, wah, enak betul ya punya istri berkemampuan diplomasi tinggi begini, hehehe.

Walau tidak memiliki partai, tapi siapa sih yang enggak kenal Yenny Wahid? Direktur Wahid Institute ini, hingga kini masih begitu dihormati di kalangan politisi. Bukan hanya karena ia putri Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tapi juga karena pintar dan memiliki pendukung yang tak sedikit di Jawa Timur. Jadi, apalagi alasan Prabowo untuk tidak memberi restu? (R24)

Facebook Comments