Nawacita, Program Yang Terlupakan

Nawacita, Program Yang Terlupakan
Istimewa
2 minute read

“Nawacita ini memang kurang disosialisasikan ke masyarakat. Menterinya memang bekerja tapi jarang mengaitkan dengan Nawacita. Ini tidak bisa tidak (dilakukan) karena itu visi misinya Presiden Jokowi,” ~ Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari.


PinterPolitik.com

Empat tahun Pemerintahan Jokowi-JK berjalan, ternyata masih ada saja masyarakat yang gak tau tentang program unggulan mereka yang bernama Nawacita. Bahkan dalam survei terbaru Indo Barometer sebanyak 58,2 persen responden menyatakan gak pernah mendengar program tersebut. Kok bisa ya sampe ada masyarakat yang belum tau. Kayaknya di awal pemerintah udah mengkampanyekan dengan masif loh.

Bahkan Pemerintah secara rutin melaporkan kinerja tahunan mereka melalui publikasi laman presidenri.go.id. Ya tentunya termasuk seberapa jauh pelaksanaan program Nawacita tersebut. Helow, btw Indo Barometer bikin surveinya dimana ya? Di desa terpencil yang terisolir dari dunia luar? Wew.

Dalam laman itu kita bisa mengunduh laporan tiga tahun Pemerintahan Jokowi-JK loh. Dan dapat dilihat program Nawacita sampai tahun ketiga ini sudah masuk tahap pemerataan. Setelah tahun kedua masuk pada percepatan dan peletakan fondasi di tahun pertama. Tahun keempat dan kelima pasti makin kece.

Kalau masih ada masyarakat yang belum tahu tentang program Nawacita, ya cuma dua kemungkinannya. Dia sedari awal memang kontra Jokowi sehingga gak perlu mencari tahu program apa itu, atau masyarakat netral namun gaptek dan gak berusaha mengakses informasi dan cari tahu apa itu Nawacita. Wadezig.

Tapi sebenernya gak terlalu esensi lah ya mengenai tau apa gaknya masyaraat pada program Nawacita ini. Yang jauh lebih esensial kan eksekusi dari program tersebut. Misalnya aja seperti point membangun Indonesia dari pinggiran. Pembangunan infrastruktur kini merata di seluruh negeri tidak hanya di Jawa.

Tapi kalau dipikir-pikir salah Pemerintah juga sih kalau sampai masyarakat gak tau tentang program Nawacita. Karena dengan gak tau kan nantinya malah gak punya rasa ikut memiliki. Mereka jadi gak tau kalau prestasi perkembangan bangsa menjadi lebih maju ini sedikit banyak berkat pondasi Nawacita itu.

Udah tipikal masyarakat Indonesia sih yang sedikit apatis. Jadi cuek bebek gitu sama apa yang dilakukan pemerintah untuk kebaikan negeri ini. Eh, giliran ada efek samping kebijakan berupa penarikan subsidi BBM, baru deh triak-triak norki bilang Pemerintah zalim dan gak peduli sama rakyat kecil. Au ah gelap. (K16)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here