Nasdem Cemburu ke Gerindra?

Nasdem Gerindra
Sekjen Partai Nasdem Johnny G. Plate (Foto: Istimewa
3 minute read

“Indahnya masa lalu, tergores amarahku. Cemburu menguras hati, galau kini menyiksa diri,” – Vidi Aldiano, Cemburu Menguras Hati


Pinterpolitik.com

Kasak-kusuk soal kursi menteri untuk Partai Gerindra belakangan ini mulai santer terdengar. Wacana ini mulai bergulir setelah partai yang dipimpin oleh Prabowo Subianto ini gagal merengkuh kursi Ketua MPR.

Banyak yang menilai bahwa wacana pemberian kursi menteri dari pemerintahan Jokowi kepada Gerindra ini sebagai semacam obat pelipur lara. Soalnya kan, kursi MPR ini jadi salah satu bahasan yang disinyalir masuk ke dalam rekonsiliasi pasca Pilpres antara Gerindra dan PDIP.

Entah karena merasa bersalah atau udah terlanjur janji, wacana menteri ini tiba-tiba jadi isu yang paling mengemuka. Beberapa kader top partai itu seperti Edhy Prabowo, Fadli Zon, dan Sandiaga Uno santer dibicarakan jadi nama yang disiapkan jadi pembantu presiden.

Nah, ternyata kabar ini sampai juga salah satu partai di lingkar koalisi Pak Jokowi yaitu Nasdem. Partai yang dipimpin oleh Surya Paloh ini mengingatkan Pak Jokowi untuk menjaga keadaban politik terkait wacana kursi menteri untuk Gerindra ini.


Selain itu, Partai Nasdem ini juga mengingatkan agar pihak yang kalah harus berjiwa kesatria. Lalu, partai ini juga mempertanyakan mengapa hanya Gerindra yang terus dibahas, kan partai politik yang lolos ke parlemen bukan cuma Gerindra.

Nasdem ini sepertinya gampang terpancing ya kalau terkait dengan Gerindra Click To Tweet

Wah, kok Nasdem tiba-tiba jadi bicara soal keadaban politik ya? Memangnya politisi kita suka mendahulukan adab ya dalam berpolitik? Terus emang apa sih keadaban politik itu? Bukannya oposisi tiba-tiba masuk ke koalisi pemerintahan itu hal yang biasa terjadi ya di politik Indonesia?

Hmmm, dari sini mungkin kita harus curiga, kok Nasdem ini sepertinya keki banget ya sama Gerindra? Jangan-jangan Nasdem ini cemburu ya sama Gerindra?

Kecurigaan ini sebenarnya bukan tanpa alasan. Sebelum ini, ketika muncul isu Megawati Soekarnoputri mau ketemu sama Pak Prabowo, Pak Surya Paloh mengumpulkan partai-partai lain di lingkar koalisi Jokowi. Banyak yang bilang pertemuan Pak Surya Paloh itu adalah sinyal kekecewaan dari Ketum Nasdem tersebut.

Ya, wajar-wajar aja sih kalau Nasdem cemburu ke Gerindra. Kalau tiga kader Gerindra yang dibicarakan beneran masuk kabinet, jatah Nasdem pasti berkurang dong di lingkaran Jokowi.

Tapi kayaknya Nasdem harus hati-hati nih dengan rasa cemburunya. Capek loh cemburu itu, kalau kata Vidi Aldiano itu kan cemburu menguras hati.

Nah yang bahaya, rasa cemburu berlebihan itu jadi penyebab kandasnya berbagai hubungan sepasang kekasih. Orang yang cemburu berlebihan biasanya suka ditinggalin sama pasangannya. Jadi hati-hati ya, kalau terlalu lebai cemburunya, bisa aja Pak Jokowi pergi nginggalin Nasdem. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.