Mendagri Dikejar e-KTP

Mendagri Dikejar e-KTP
2 minute read

Siapa orang yang paling pusing jelang tahun politik 2018? Jawabnya, Mendagri Tjahjo Kumolo. Saat Pilkada serentak nanti, Mendagri ditarget harus menyelesaikan data e-KTP. Nah, lho…


PinterPolitik.com

Gara-gara Papa Setya Novanto dan para pejabat lainnya bancakan uang proyek pembuatan KTP Elektronik, korban yang berjatuhan enggak lain dan enggak bukan ya masyarakat. Sampai hari ini pun, masih banyak yang belum punya kartu e-KTP beneran karena hanya dapat Surat Keterangan (Suket)-nya doang.

Kalau bisa dihitung, mungkin yang sekarang masih punya KTP berbentuk Suket pun jumlahnya jutaan se-tanah air. Sampai-sampai Suketnya harus dilaminating, biar enggak rusak dan terpaksa nunggu sekian tahun lagi untuk dapatin blangko aslinya.

Bahkan kabarnya, pernah ada yang dipersulit waktu mau masuk ke stasiun kereta, gara-gara bentuk KTP-nya selembar kertas doang. Setelah dijelaskan kalau e-KTPnya belum jadi, untunglah dia boleh masuk ke dalam stasiun. Tapi jadi ngerepotin kan? KTP berbentuk formulir mungkin cuma  ada di Indonesia, enggak keren banget sih.

Orang yang ikut pusing tujuh keliling ngurusin masalah e-KTP ini, siapa lagi kalau bukan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. Abis gimana, emang ini kerjaannya dia sebagai pengganti Gamawan Fauzi – Mendagri era Presiden SBY yang ngakunya enggak kebagian uang bancakan.


Tjahjo enggak hanya ketiban sial kebagian dengerin keluhan dan kemarahan masyarakat yang belum kebagian blangko aja, ia juga harus terima tampang cemberut dan misuh-misuh anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), karena data penduduk yang ada enggak semuanya sudah terkomputerisasi.

Akibatnya setiap pelaksanaan Pemilihan Umum, para petugas KPU di lapangan pun harus terus cek dan ricek, biar enggak ada pemilih ganda dan pemilih yang hilang suaranya. “Harusnya data yang kami terima sudah akurat, sehingga tidak menambahkan kerjaan kami,” begitu keluh mereka.

Baca juga :
Rangkulan Maut PPP

Biar enggak dimusuhin kanan kiri, akhirnya Tjahjo pun berjanji. Mungkin sambil usap-usap dada, dia bilang akan mengusahakan pendataan e-KTP akan selesai sebelum Pemilihan Presiden 2019. Ia juga menjanjikan pada masyarakat, kalau semua akan sudah kebagian blangko e-KTP akhir tahun ini.

Menurut Tjahjo, saat ini pendataan e-KTP telah menjadi prioritas utama. Sebab mereka menemukan, ternyata ada orang yang punya KTP dari Sabang sampai Merauke! Aje gile, buat apaan ya KTP sebanyak itu? Kok bisa? Usut punya usut, ternyata pemiliknya diketahui sebagai pembobol bank! Alamaaaak, seremnya. (R24)

Facebook Comments