Megawati ‘Cuci Gudang’

Megawati ‘Cuci Gudang’
Megawati Soekarnoputri. (Foto: Istimewa)
2 minute read

“Ketamakan & kebodohan sungguh telah menghukum mereka yang mabuk kekuasaan & lupa diri.” ~ Najwa Shihab


PinterPolitik.com

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Megawati Soekarnoputri masih sibuk menerima tamu dari berbagai tokoh, termasuk Ketua Umum partai politik lainnya.

Ya  wajar aja sih, kan baru kemarin PDIP mendeklarasikan Jokowi, otomatis partai politik lainnya berebut ingin berjumpa dengan Megawati. Ya seengganya pengen ngobrol lah sama Megawati.

Ahhhh syudahhhlah, paling ngomongin posisi Cawapres dan Menteri nantinya ya? Bikin koalisi tanpa syarat lagi dong, weleeeeh weleeeeh, tapi kali ini catatannya harus beneran dong. Bilangnya tanpa syarat eh ujung – ujungnya malah transaksional juga, gimana sih?

Gara –gara banyak tamu yang hadir, Megawati jadi sibuk cari cemilan untuk para tamu, ya setidaknya kalau banyak yang mengantri, itu yang bisa membuat Jokowi sumringah. Uhuuuyyy akhirnya diusung juga sama Partai sendiri, weleeeeeh weleeeeh. Walaupun telat ya, uppppsss.

Namun yang masih menjadi pertanyaan, siapakah yang akan menjadi pendamping Jokowi di Pilpres 2019? Hayooloooohhh siapa nih siapa? Ada yang mau ga? Weew, ngantri kali weleeeeh weleeeeh.

Tapi sebelum mempertimbangkan nama – nama yang diberikan para tamu yang datang ke Megawati, kiranya PDI P perlu mempertimbangkan nama – nama dari internal partainya sendiri.

Pertama, nama Puan Maharani sudah disebut – sebut bisa mendampingi Jokowi di Pilpres 2019. Namun sayang sekali masih ada ganjalan dugaan kasus KTP-el dan lesunya Puan di Kementerian Koordinator PMK, yaaaahhhh agak susah dong, kayaknya sih.

Lalu kedua, Mohammad Rizki Pramata yang juga disebut. Siapa sih dia? Mungkin belum banyak yang tau, kalau dia adalah seorang pengusaha. Tapi sepertinya tak memiliki ketertarikan dalam dunia politik deh, ahhh syudahhhlah. Sayang sekali, padahal namanya sudah diwacanakan jadi Cawapres.

Nah yang terakhir, Muhammad Prananda Prabowo, politikus PDIP ini diwacanakan mengisi posisi Cawapres Jokowi. Namun, karena sosoknya yang cenderung ‘man behind the door’, namanya jadi jarang terdengar. Yang pasti sih, ia penulis pidato Megawati Soekarnoputri.

Ternyata eh ternyata, kok dari ketiga nama itu ada kesamaan ya? Ah bedalah. Ada pengusaha, politikus dan Menteri.

Woailaaah, ga sadar emang ketiganya itu kan anaknya Megawati. Nah loh, kok semua anak Megawati dipromosikan jadi Cawapres sih, emangnya Megawati mau ‘cuci gudang’? Weleeeh weleeeh. (Z19)