KPK, Jokowi Pencitraan Lagi?

Foto : Istimewa
2 minute read

“Presiden mah bebas, kalau rakyat ya terbatas. Makanya jadi presiden kalau mau bebas.”


PinterPolitik.com

Presiden Jokowi mengklaim telah melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memilih cawapres yang akan mendampinginya di Pilpres 2019. Waduh keras bossque #presidenmahbebas.

Gokil ya gengs, baru kali ini nih sebelum maju menjadi cawapres di-screening dulu sama KPK. Ketat banget ya Jokowi. Tapi bagus sih kalau sampai benar seperti itu, asal jangan sampai saja di saat screening KPK ternyata cawapresnya ada dugaan korupsi terus malah minta dihapus deh kasusnya. Ahahaha.

Di luar itu gengs, Jokowi sampai saat ini masih belum mengungkapkan siapa sosok cawapresnya. Ia meminta masyarakat untuk sabar menunggu sampai satu-dua hari ke depan.

Jokowi memastikan bahwa ia dan cawapresnya akan mendaftarkan diri ke KPU pada besok atau lusa, sebelum pendaftaran pasangan capres dan wapres ditutup. Weleh-weleh, kok diundur-undur terus pak? Memang hari kemarin kurang cerah apa? Ahahaha.

Sudah hampir sebulan loh Jokowi hanya sekedar memberikan keyakinan kepada kahlayak umum bahwa cawapresnya berinisial M.

Nih gengs, ada sejumlah kandidat berinisial M yang masuk bursa, seperti Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, mantan Panglima TNI Moeldoko, Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma’ruf Amin, dan Wapres Muhammad Jusuf Kalla.

Wkwkwkw, menurut kalian siapa nih yang akan dipilih Jokowi? Jangan bilang kalau yang dipilih Muhammad Jusuf kalla lagi ahahaha. Rekor deh tuh kalau sampai iya. Btw gengs terkait persoalan screening tadi itu, ternyata telah dibantah loh  oleh Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Menurutnya tidak ada permintaan background check terkait dengan nama-nama cawapres tersebut. Uppss pencitraan lagi nih weleh-weleh.

Hmmm, apa jangan-jangan yang dimaksud Jokowi itu adalah kode untuk KPK segera membersihkan kasus Kalla Group?

Kalla Group memang sedang ramai dituding memiliki kaitan dengan kasus korupsi PLN dan pemilik perusahaan itu kan kalian sudah tahu ada kemungkinan masuk inisial “M” cawapres Jokowi. Tuh buktinya masih ngotot berjuang di MK. Hmmm, isa ae pak ngebet jadi cawapres biar kasusnya adem ya? Hehehe.

Eh gengs, terkait Kalla Group itu baru gosip loh ya. Awas loh, jangan diviralkan dulu, soalnya kan belum ada bukti yang kuat tentang hal itu.

Jadi gimana nih gengs, masih mau lanjut presiden atau mau ganti presiden? Kalau ganti, Bang Sandi sudah menanti tuh mendampingi Prabowo di Pilpres 2019 ahahaha. (G35)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here