Konsep Jewer-Menjewer dari Muhammadiyah?

Konsep Jewer-Menjewer dari Muhammadiyah?
Foto : Istimewa
2 minute read

“Kamu anak nakal! Sudah tidak biasa diam, pekerjaan rumah pun tidak dikerjakan! Ayo, sekarang maju sini, biar ibu jewer!”


PinterPolitik.com

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Anwar Abbas menanggapi pernyataan Penasihat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Amien Rais yang menyebut akan “menjewer” Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. Menurut Anwar, tidak ada yang salah dengan penyataan Amien  sebab memang ia memang tokoh sepuh Muhammadiyah.

Kalaupun Amien Rais berkata demikian, maka umumnya warga Muhammadiyah tidak akan ada yang merasa tersinggung termasuk dirinya dan  Haedar.

Pernyataan Amien yang cukup kontroversial itu diucapkan setelah Haedar membebaskan warga Muhammadiyah untuk memilih capres dan cawapres saat Pemilu pada 17 April 2019 nanti. Anwar juga menegaskan kembali setiap warga Muhammadiyah sudah memiliki sikap masing-masing untuk memilih capres dan cawapres masing-masing.

Bagi Anwar, secara organisasi, Muhammadiyah tetap netral. Jadi yang netral itu adalah organisasinya, kalau anggotanya tidak boleh tidak bersikap. Jadi Haedar bicara dalam ranah organisasi, sementara Amin bicara dalam ranah pribadi dari anggota Muhammadiyah.

Jadi, bisa kita simpulkan ancaman Amien yang gemas ingin sekali menjewer juniornya itu tidaklah berpengaruh apa-apa terhadap sikap Muhammadiyah ke depan. Sekalipun Amien sunguh-sunguh menjewer Haedar, dapat dipastikan Muhammaduyah akan terus konsisten sampai mendapat posisi Menteri Pendidikan entah dari kubu Jokowi atau Prabowo. Uppps.

Eh maaf-maaf gengs, terkait posisi Menteri Pendidikan bercanda ya. Awas loh baper, kan eyke sudah minta maaf. Ehehehe.

Kesimpulan yang ditulis di atas tidak sembarangan ngarang ya! Soalnya menurut Anwar, di tahun politik seperti ini, tidak boleh seorang Haedar Nashir memilih menyerahkan ke kader untuk menentukan sikapnya di Pilpres. Kalau sampai seperti itu, malah Anwar lah yang akan menjewer Haedar! Gitu gengs katanya. Wkwkwk.

Btw, ini kenapa ya Muhammadiyah kok senang banget main jewer-jeweran? Jangan bilang konsep hukuman jewer

menjewer untuk murid sekolah dasar saat melakukan kesalahan berasal dari Muhammadiyah lagi? Eh gengs, ini bercanda juga ya, awas loh jadi tambah baper! Click To Tweet(G35)