Kenyataan Pahit untuk Haters Jokowi

jokowi tokoh muslim berpengaruh
Presiden Joko Widodo. (Foto: Youtube)
3 minute read

“Air dingin nggak bisa membunuh kenangan. Demikian pula dengan pisau, pistol, parang, celurit, api, granat ataupun rasa benci.” ~Ika Natassa


PinterPolitik.com

Tulisan kali ini ditujukan untuk mereka-mereka yang membenci Presiden Joko Widodo, berisi soal kenyataan yang akhirnya menjurus pada pertanyaan-pertanyaan soal perasaan. Penasaran? Penasaran? Penasaran? Hiya, hiya, hiya…

Wahai para haters Jokowi, secara mendadak dan tanpa diduga-duga, keluar pengumuman daftar 500 Muslim Dunia Paling Berpengaruh Tahun 2019 versi Pusat Studi Strategi Islam Kerajaan (The Royal Islamic Strategic Studies Centre/ RISSC). Presiden Joko Widodo bertahan di urutan ke 16 deretan muslim paling berpangaruh sedunia.

Wow, wow, wow… Bagaimana para haters? Bisakah Anda-Anda semua menerima kenyataan ini? Belum? Ada yang bertanya-tanya, lembaga macam apa yang mengatakan orang yang kalian anggap anti-Islam sebagai tokoh muslim berpengaruh dunia?

Ternyata gaes, RISSC ini merupakan lembaga riset independen yang terafiliasi dengan Institut Aal Al Bayt, Kerajaan untuk Pemikiran Islam, yang bermarkas di Amman, Yordania. Mantap nggak tuh?

Katanya Jokowi itu Anti-Islam, tapi kok bisa menjadi tokoh muslim berpengaruh versi RISSC? Para haters mana suaranya? Click To Tweet

Muslim berpengaruh yang mereka rumuskan adalah muslim yang menimbulkan dampak terhadap dunia Islam, baik itu dampak positif maupun negatif, tergantung sudut pandang yang digunakan. Total 50 Nama Teratas (Top 50) didominasi cendekiawan dan kepala negara.

Wah, sebagai rakyat Indonesia sih harusnya bangga ya, karena pemimpinnya bisa masuk ke dalam tokoh muslim berpengaruh. Sayang, kalian-kalian ini para haters sih ya. Tapi kalau nggak gengsi ikut bangga juga nggak apa-apa kok. Beneran deh. Atau pada mikir Jokowi terpilih karena telah memberikan dampak negatif? Hihihihi, nggak gitu loh Sahabat.

Baca juga :
Operasi Geser Luhut: 6 Matahari Jokowi

Selain Jokowi, sejumlah nama orang Indonesia juga disebut. Jokowi di urutan ke-16, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj di urutan ke-20 (tahun lalu urutan ke-22), dan ulama/ Ketua Umum MUI Jawa Tengah Habib Luthfi Yahya di urutan ke-37 (tahun lalu urutan ke-41).

Ehh, tapi tunggu dulu. Kok dua orang nama berikutnya itu kayak kenal nih. Mereka itu bukannya ulama-ulama yang dekat sama Pak Jokowi ya? Wah, kebetulan yang sangat menyakitkan… Bagaimana bisa Jokowi yang anti-Islam didukung dengan ulama-ulama yang berpangaruh bagi dunia? Wkwkwk.

Setelah tahu kenyataan ini, apakah kalian para haters masih ingin berpandangan kalau Jokowi anti-Islam? Masih mau mempertanyakan ke-Islamannya? Hmmm

Ya, sebenarnya nggak masalah sih kalau kalian itu mendukung Prabowo Subianto. Sebagai rakyat juga wajar kalau merasa kecewa dengan presiden. Toh, selama ini nggak ada presiden yang bisa memuaskan 100% rakyatnya. Tapi, ya sampaikanlah aspirasi dengan baik dan benar. Jangan membuat isu yang membuat gaduh.

Kecewa dan kesal itu biasa, asal tetap cerdas dalam bersikap ya. Salam damai! (E36)