Kapitra Dihadiahi Bom Molotov

Foto : Istimewa
2 minute read

“Banteng Muslim VS banteng non Muslim.”


PinterPolitik.com

Siapa diantara kalian yang tidak suka mendapat hadiah? Kalau eyke sih senang banget dapat hadiah, apalagi dikasihnya sama pemuja rahasia. Pasti asik banget tuh. Ea ea ahahaha.

Sama nih gengs kayak mantan pengacara pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq sekaligus caleg PDIP, Kapitra Ampera yang mungkin sedang merasa senang karena mendapat “hadiah” dari orang yang tidak dikenal.

Nah, kalau kayak gini sih gengs, sudah mulai ada tanda-tanda terhadap kepopuleran Kapitra yang mulai digemari banyak orang. Buktinya, doi belum apa-apa saja sudah dapat hadiah dari orang yang tidak dikenal. Hehehe.

Eh, sebentar gengs. Ternyata hadiah yang dikasih ke Kapitra itu adalah hadiah teror berupa dua bom molotov yang berhasil mendarat di halaman rumahnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Weleh-weleh. Untung bukan bom panci pak yang mendarat di depan tumah ahahaha.

Kalau kayak gini sih serem juga gengs, harus segera ditindaklanjuti nih. Jika dibiarkan bisa jadi nasibnya kayak Novel Baswedan yang diteror pakai air keras. Hmmm, miris ya, politik di Indonesia masih aja kampungan pakai cara yang kayak gini, weleh-weleh.

Kalau Kapitra sih sampai saat ini mengaku belum merasa takut dan tidak gentar serta tidak akan mundur terhadap serangan apa pun. Sip, mantap tuh.

Santai aja ya pak, nanti kalau takut malah semakin digertak lagi loh. Biasa kan, mental orang Indonesia semakin galak semakin disegani. Galak aja terus pak, kali aja bomnya bisa berubah jadi bunga mawar plus sepucuk surat keluhan ketidaksepahaman. Ahahaha.

Oh iya gengs, kabarnya Kapitra juga belum dapat memastikan oknum pelaku dan motif pelemparan dua bom molotov ke rumahnya tersebut. Namun, ia menduga serangan terhadap dirinya terkait politik. Weleh-weleh.

Mungkin gengs, bom itu dimaksudkan kepada Kapitra karena saat ini ia bergabung dengan PDIP dan menjadi bakal caleg untuk Pemilu 2019.

Hal itu tebukti loh dari ungkapan Kapitra yang menyebut PDIP sebagai partai yang mengaplikasikan nilai-nilai Islam. Menurutnya kalau ada yang mengatakan bahwa PDIP itu musuhnya Islam, kok tidak kelihatan ya. Simbol-simbol identitas Islam malah muncul di permukaan kok. Weleh-weleh.

Hmmm, enggak aneh ya gengs kalau ada teror di rumahnya Kapitra. Mbok Kapitra kan sekarang sudah bersekongkol sama banteng. Kalian tahu sendiri kan kalau banteng sama matador enggak pernah akur ahahaha.

Kita lihat aja nanti gengs siapa yang akan menang, banteng atau matadornya. Kalau menurut kalian siapa nih gengs? (G35)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here