Jurus Bebas Penjara Ahmad Dhani

ahmad dhani tersangka
Ahmad Dhani. (Foto: detikNews)
2 minute read

“Aku tersangka dan kamu terdakwa. Kita adalah dua orang yang tak berdaya membabi buta di jalan cinta.” ~Moammar Emka


PinterPolitik.com

Ahmad Dhani jadi tersangka lagi??? Hiya, hiya, hiya, hobi kok jadi tersangka. Wkwkwkwk.

Beneran deh, dengar dia menjadi tersangka berkali-kali tuh suka kasian, tapi kalau lihat lagi tingkah doi yang suka gagah berani ke orang lain, aku malah jadi gemes. Gemes pengen nyubit. Uwuwuwuw…

Nggak bisa dipungkiri, waktu jadi musisi, aku melihat manusia ajaib satu ini keren banget loh. Suara beserta lagu-lagunya merdu banget di telinga. Tapi entah kenapa, pas jadi politisi, suaranya malah rusak, nggak enak didengar, bikin sakit telinga, eh sakit hati. Wkwkwk. Udahlah Mas, jadi musisi aja. Pasti kamu akan lebih dicintai deh. Kritik kan bisa juga lewat lagu. Siapa tahu abis ngeluarin single dipanggil lagi jadi juri ajang pencarian bakat kan? Hmmm.

Huft, dulu kasus makar, terus pernah juga dijadikan tersangka dalam kasus cuitan sarkastik di akun Twitter-nya, terus sekarang kasus ujaran kebencian yang termuat di Facebook. Ckckck.

Inget kan, waktu doi merasa terkepung di Hotel Majapahit Surabaya? Waktu dihadang oleh sejumlah anggota Koalisi Bela NKRI yang tidak menginginkan adanya deklarasi tagar 2019 ganti presiden, Dhani iseng buat video.

Ahmad Dhani itu ya, hobi kok jadi tersangka... Ckckckck Click To Tweet

Namun sayangnya, bukannya buat video yang mengundang simpati, doi dengan serunya menyebut orang-orang yang menghadangnya sebagai idiot. “Ini yang mendemo, yang demo ini yang membela penguasa. Lucu, lucu. Ini, ini idiot-idiot ini, idiot-idiot ini. Mendemo, mendemo orang yang tidak berkuasa,” gitu katanya.

Waduh, ngocol sekali Anda ya. Benar-benar, gemesin… Wkwkwk.

Eh, tapi aku suka heran loh sama doi. Ahmad Dhani ini adalah orang yang sering dijadikan tersangka tapi nggak pernah dipenjara. Biasanya kalau melihat di tv-tv, kalau sudah tersangka tuh sudah tanda-tanda bakal jadi terdakwa. Tapi doi nggak. Sungguh sakti mandraguna.

Baca juga :
Ibu Kota Baru, TNI Dilemahkan?

Apakah kita perlu berlajar jurus menghindari pidana hukum dari doi? Wkwkwk, jangan ya gaes. Daripada mempelajari hal buruk dari seseorang, mending kita belajar untuk lebih bijak dalam menggunakan otak, mulut dan jari. Jangan sampai badan yang sehat, dijangkiti dengan pikiran yang bisa merusak simpati orang lain dan membuat perpecahan. Jangan. (E36)