Jokowi vs Sandi Adu Nyanyi

Jokowi vs Sandi Adu Nyanyi
Foto : Istimewa
2 minute read

“Di tahun politik, ada dua orang yang tidak bisa dinasehati. Yang pertam orang yang sedang jatuh cinta, dan yang kedua orang yang jadi tim sukses.”


PinterPolitik.com

Kalian tahu kenapa karir Jokowi bisa melesat laksana Apolo 16 yang melejit menembus atmosfer tanpa bahan bakar? Hmmm, masa sih kalian enggak tahu kenapa Jokowi bisa jadi sehebat sekarang?

Jadi gini gengs, alasan mengapa Jokowi menjadi sehebat sekarang ialah karena sifatnya yang sangat berbeda dengan politisi-politisi lain. Jokowi memang terkenal menjadi sosok pemimpin yang paling gemar blusukan, terlebih kebiasaan itu bukan hanya saat masa kampanye saja. Bahkan sebelum dirinya terpilih menjadi gubernur dan presiden pun ia sudah sering sekali melakukan hal itu.

Buktinya saja Fahri Hamzah sampai berkomentar di depan media massa mengenai kebiasaan Jokowi itu. Kata Fahri, seharusnya Jokowi jangan sering blusukan ke tempat proyek, melakukan peresmian ini dan itu. Kalau Jokowi selalu seperti itu, para pejabat daerah bisa marah loh. Soalnya kan hal itu bukan pekerjaan presiden, tapi pekerjaannya kepala daerah. Wkwkwk.

Terus juga gengs, perbedaan berikutnya dengan politisi lainya adalah Jokowi sangat senang sekali bergaya seperti anak muda atau generasi milenial. Jokowi terlihat gemar menggunakan celana jeans, menggunakan jaket jeans, sepatu sneakers, motor tracker, jaket bomber dan sebagainya.

Selain itu, mungkin hal ini juga yang membuat Jokowi sampai hari ini banyak menarik simpati berbagai kalangan. Doi juga gemar bernyanyi dan ngelucu, bahkan itu adalah kebiasaannya yang tidak bisa digantikan oleh siapa pun. Nih kalau enggak percaya simak sendiri:

View this post on Instagram

Saya menghadiri acara Festival Bintang Vokalis Qasidah Tingkat Nasional Tahun 2018 oleh Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia di Jakarta, semalam, sembari mengenang lagu-lagu kasidah di era 75 hingga 80-an. Saya masih mengingat grup Nasida Ria dengan lagunya yang berjudul Merdeka Membangun. Ada yang masih ingat? Itu zaman saya masih remaja. Saya sering dengar karena mendiang Bapak saya punya kasetnya. Sekarang, di tengah pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan, sains, teknologi, dan seni, kasidah makin berkembang dan tak lekang oleh waktu. Ada grup kasidah Sabyan yang bergaya milenial dan fenomenal dengan penyanyi Nissa Sabyan yang usianya baru 19 tahun. Saya menonton video lagunya yang berjudul Deen Assalam. Lagu-lagu kasidah mengandung semangat, juga mengingatkan umat mengenai akhlakul karimah.

A post shared by Joko Widodo (@jokowi) on

Gimana, apakah sudah cukup membuat lambungmu terguncang dengan kencang? Wkwkwkw, ini videonya Jokowi enggak pakai editan loh gengs. Beda banget kalau kalian bandingin sama videonya Sandi yang niatannya bikin kita ketawa. Ini coba lihat deh cuplikannya:

Wkwkwkwk, lucu sih gengs videonya Sandi. Tapi kan lucunya karena editan, coba kalau enggak pakai editan, ada lucunya enggak? Enggak ada kan? Coba Jokowi videonya diedit lagi, dijamin deh pasti lambung kalian bukan hanya berguncang, bisa jadi itu lambung keseleo gara-gara ketawa enggak berhenti-henti. Ahahaha.

Tapi gengs, kalau dipikir-pikir, kenapa ya Jokowi enggak pilih Sandi aja jadi wakil presidennya? Terus Prabowo pilih Ma’ruf aja jadi wakil presidennya. Pasti deh kalau Jokowi pilih Sandi jadi wakilnya, 100 persen doi bisa menang lagi. Ehehehe, gimana menurut kalian? (G35)