Jokowi “Pelihara” Genderuwo?

Jokowi “Pelihara” Genderuwo?
Foto : Istimewa
3 minute read

“Bumi cukup menyediakan segala sesuatu untuk memuaskan kebutuhan semua orang, bukan semua ketamakan.” ~ Adolf Hitler


PinterPolitik.com

Seakan tidak terima dituduh sebagai antek-antek genderuwo, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno malah ikut menuding genderuwo yang sebenarnya itu bukan berada di kubu mereka melainkan di kubu Jokowi. Tepatnya kubu Jokowi-lah yang memelihara genderuwo ekonomi yang berusaha untuk merusak ekonomi bangsa. Weleh-weleh.

Ini kenapa ya, teknologi sudah semakin maju, globalisasi juga semakin menyeruak, tapi kok Indonesia masih mengandalkan ilmu supranatural untuk menghadapai persoalan? Click To Tweet

Enggak pada takut musrik ya para politisi Indonesia sampai pelihara-pelihara jin sejenis genderuwo seperti itu? Atau jangan-jangan, tanpa adanya genderewo, mereka semua enggak bisa menjadi pejabat publik lagi. Soalnya mereka enggak bisa apa-apa tanpa kekuatan jin.

Tudingan genderuwo kepada pemerintah juga disampaikan oleh Mantan Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Said Didu. Menurutnya, genderuwo ekonomi memiliki definisi lain. Baginya istilah genderewo lebih cocok disematkan kepada kelompok yang bertindak memainkan aturan untuk kepentingannya dan mempengaruhi kekuasaan serta mematikan orang lain. Weleh-weleh, tercium aroma menyan rasa dendam yang terpendam nih gengs. Ahahaha.

Mantan anggota DPR itu pun menyebut bahwa para genderuwo ekonomi banyak terdapat di sektor-sektor strategis seperti APBN, moneter, energi, dan pertambangan.

Asli, sepakat banget nih eyke sama Said. Soalnya gengs, genderuwo yang paling serem itu memang genderuwo yang sudah berhasil duduk di pucuk kekuasaan. Kalau genderuwo yang masih ngarep jabatan kan bisanya cuman ngomong doang. Tapi kalau genderuwo yang udah ngejabat, pasti deh secara logika akan menjadi lebih jahat. Betul apa betul? Uppss, eyke enggak bila Jokowi yang lebih jahat loh gengs.

Kalau menurut Said, ketiga tempat yang telah disebut tadi memang sudah biasa dijadikan tempat bagi genderuwo untuk bersemayam dan bermain. Walaupun genderuwo juga berada di sektor lainnya, tapi yang paling terlihat nyata dan jahat ada di ketiga sektor itu

Menurut Said, para genderuwo itu sulit ditangkap kendati pemerintahan silih berganti. Genderuwo atau dalam bahasa lainnya disebut cukong itu mampu untuk mengatur dan mempengaruhi pemerintahan. Weleh-weleh.

Pantas aja ya mau siapa pun pemerintahnya, masih aja banyak tambang yang belum bisa dikuasai oleh pemerintah. Intinya, enggak salah deh Jokowi ngajak Ma’ruf Amin jadi wakil presidennya. Soalnya kan genderuwo atau sejenis jin lainnya kalau dikasih doa-doa bisa langsung hilang. Jadi, semoga aja lah ya gengs adanya banyak ulama yang terjun di dunia politik akhir-akhir ini bisa ngusir jin-jin itu. Ehehehe. (G35)